
ANDA yang rajin nonton sinetron pasti hari-hari ini sering melihat wajah Nikita Willy di sinetron yang dikatakan segera tayang, Yusra dan Yumna.
RCTI, stasiun penayangnya sudah membuat lebih dari satu iklan sinetron itu. Tapi, jangan salah menyebut potongan adegan itu sebagai trailer. Untuk iklan sinetron, istilah yang tepat bukan trailer tapi promo.
Kenapa demikian? Apa beda trailer dengan promo? Bukankah dua-duanya menayangkan film/serial TV/sinetron yang segera tayang?
Ada alasannya kenapa iklan sinetron yang akan tayang disebut promo. Sebab, potongan adegan itu di-syut khusus untuk kepentingan promo. Seperti syuting iklan, pemnain sinetronnya melakukan syuting adegan promo. Jadi, potongan adegan di promo sinetron Yusra danYumna misalnya, belum tentu bakal tayang di sinetron aslinya.
Nah, itu semua membedakan dengan trailer film. Umumnya, trailer film dibuat setelah syuting film usai. Sineas mengambil adegan-adegan kunci, menambahi narasi, grafik, nama-nama pemain inti, serta musik. Tujuannya sama dengan promo, untuk mengenalkan film yang akan segera tayang.
Kalau Anda rajin nonton trailer, Anda pasti sering mendengar seseorang bule bersuara berat menjelaskan premis film. Biasanya suara orang itu bilang, “In a world…” lalu kita lihat juga potongan adegan berselang-seling dengan tulisan yang menjelaskan isi cerita dan kru/pemain film.
Dari telusuran di dunia maya diketahui trailer film pertama muncul pada 1912. Dari segi bahasa, disebut trailer karena aslinya ketika bioskop di masa awal kemunculannya masih menayangkan 2 film dalam satu waktu pertunjukkan, biasanya proyeksionis bioskop menayangkan iklan film yang akan datang sesudah satu film usai. Jadi sebuah iklan film membuntuti (trailing) sebuah film.
Di Amerika, MPAA (persatuan distributor studio film besar Hollywood) mewajibkan trailer tak boleh lebih dari 2 menit 30 detik. Tapi, ada kalanya aturan ini dilanggar sekali setahun untuk film tertentu.
Walau kebanyakan trailer adalah potongan adegan yang hasil syuting, sesekali Hollywood juga khusus membuat adegan semata untuk kepentingan trailer. Film Terminator 2: Judgment Day menggunakan efek khusus yang dibuat khusus untuk trailer-nya. Ada pula adegan yang sudah disyut dan muncul di trailer, tak tahunya tak muncul saat filmnya rilis. Misal, di trailer Spider-Man (2002) ada adegan helikopter milik perampok bank terperangkap jaring laba-laba Spider-Man di menara kembar WTC. Akibat tragedi 11 September 2011, adegan itu tak muncul di film aslinya karena sineasnya takut adegan itu tak membuat nyaman penonton film.
Lantas, mungkinkah promo sinetron dibuat selayaknya trailer film?
Sistem kejar tayang produksi sinetron kita rasanya tak memungkinkan melakukan syuting ber-episode-episode lalu diambil adegan yang bagus untuk dibuatkan trailer-nya. Yang terjadi, pada beberapa sinetron, promonya sudah dibuat tak tahunya nggak jadi tayang. Ada artis yang muncul di promo, tapi nggak tahunya saat sinetronnya tayang malah tak terlihat batang hidungnya.
(ade/ade)
{youtube}ai-_vcLgJdw{/youtube}
{youtube}bjtXUULtH4E{/youtube}
Berita Lainnya:
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Kostum Tenis Seksi Pippa Middleton
- Selebriti yang Meraih Gelar Pendidikan
- FOTO: Kucing Dicalonkan Jadi Wali Kota
- Tokoh-tokoh Olahraga Pekan Ini
- Banjir Besar di India
- Kala Gajah Bermain Bola
- Pemain PSMS: Kemana Lagi Kami Harus Mengadu?
- 10 Tanda Hubungan Anda Adalah "Pelarian"
- Sumber Energi Yang Eksotik
- Mencintai Buah Hati dari Balik Jeruji
- Yang Menakjubkan dari BMW X6
- Kemegahan Masjid Agung Sheikh Zayed
- Daging Babi Dapat Sebabkan Alzheimer
- Game-game Kejutan di E3
- Orang Ajaib di Dalam Lift
Iklan
poling hiburan
Siapa Pemeran Superman Terbaik Menurut Kalian?
- 8 %George Reeves
27 respon - 57 %Christopher Reeve
194 respon - 5 %John Haymes Newton
19 respon - 5 %Dean Cain
19 respon - 10 %Brandon Routh
36 respon - 15 %Henry Cavill
54 respon
Total Respon: 349
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit
- Lihat
- Bagikan
Berita Televisi












