http://www.kapanlagi.com/
Tue, 31 Jul 2012 21:40:00 GMT | By Editor KapanLagi.com, Televisi

KPI: Potensi Pelanggaran Komedian Besar

Tayangan komedi, menurut komisioner KPI, sering menunjukkan pelecehan terhadap individu dengan fisik tertentu, orientasi seks tertentu.


KPI: Potensi Pelanggaran Komedian Besar

Banyaknya acara komedi menjelang sahur dan buka puasa saat Ramadan, tidak bisa dipungkiri memang menjadi pilihan masyarakat. Namun, spontanitas komedian acapkali membuat pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standart Pelaksanaan Siaran (P3SPS). KPI menindak tegas dengan memberikan peringatan pada pelanggaran yang terjadi.

" Kita sudah kirimkan surat peringatan dan sangsi pada Trans TV dan RCTI. Acara komedi memang banyak sekali saat jam yang banyak penontonnya, yaitu saat sahur dan buka puasa. Itu sah-sah saja, karena kita tidak bisa membatasi kreativitas masing-masing stasiun TV," ujar Nina, komisioner KPI, ketika dihubungi KapanLagi.com®, Selasa (31/7).

Tayangan komedi, menurutnya, sering menunjukkan pelecehan terhadap individu dengan fisik tertentu, orientasi seks tertentu. " Begitu ada yang fisiknya kurang terus menerus menjadi objek eksploitasi. Ini yang menyebabkan potensi pelanggaran terus terjadi," terangnya.

Nina menyarankan untuk komedian yang seringkali mendapat teguran sebaiknya siarannya bukan siaran langsung. " Kalau kita lihat mayoritas live. Potensi P3SPS siaran itu besar. Spontanitas dalam konteks bercanda potensinya besar. Tapping jauh lebih aman. Saat ada yang melanggar tidak disiarkan atau di-edit. Perlu ditanyakan ke TV kenapanya bertahan dengan siaran live?" ungkapnya.

Teguran yang diberikan untuk acara Saatnya Kita Sahur dan Sahur Kampung Bejo diharapkan bisa menjadi titik balik untuk memperbaiki siaran. " Kami bukan melihat ini acara Olga atau Eko Patrio. Kami lihat acara yang disiarkan. Kami juga tidak melihat live atau tidak semua harus sesuai dengan P3SPS," tegasnya. (kpl/uji/dew)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Siapa selebriti yang cantik dalam berhijab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    12 %
    Marshanda
    811 respon
  2.  
    2 %
    Eddies Adelia
    147 respon
  3.  
    12 %
    Lyra Virna
    804 respon
  4.  
    41 %
    Dewi Sandra
    2.761 respon
  5.  
    9 %
    Rizty Tagor
    575 respon
  6.  
    11 %
    Oki Setiana
    711 respon
  7.  
    13 %
    Nuri Maulida
    851 respon

Total Respon: 6.660
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video

lainnya...

Berita Televisi

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft