http://www.kapanlagi.com/
Fri, 20 Jul 2012 20:03:00 GMT | By Editor KapanLagi.com, Selebriti

Uje: Ariel Itu Hanya Masuk Pesantren Saja

Ustad Jeffry Al Buchori menganggap bahwa selama berada di penjara Kebon Waru, Ariel sama seperti masuk sebuah pesantren.


Uje: Ariel Itu Hanya Masuk Pesantren Saja

Ustad Jeffry Al Buchori menganggap bahwa selama berada di penjara Kebon Waru, Ariel sama seperti masuk sebuah pesantren. Uje, sapaan bagi ustad selebriti ini, yakin jika Ariel dapat bangkit kembali selepas menjalani masa tahanan.

" Saya menganggap Ariel masuk pesantren sebetulnya. Saya berbaik sangka. Bahwasanya bohong, kalau seorang Ariel yang cerdas, yang mampu mengarang, dititipi ilmu oleh Allah untuk membuat terpukau, dia tidak bisa mengambil hikmah dari pelajaran kehidupannya. Bohong," paparnya saat ditemui saat acara ulang tahun Ustad Solmed.

Bahkan Uje meyakinkan, kalau semakin banyak yang menghujat Ariel, maka semakin kuat pula niat Ariel untuk kembali bangkit. " Seberapapun hebat orang menghalanginya, sekuat itu pula dia akan bangkit untuk mencapai apa yang pernah dicapai. Dan bahkan mungkin lebih tinggi," katanya.

Uje juga mengumpamakan Ariel sebuah bangunan. " Karena ketika seseorang membangun rumah, dan ada gempa yang kecil, dan rumah itu rubuh, maka dia akan membangun rumah yang lebih kuat lagi. Sehingga jika ada goncangan itu datang, rumah itu tidak akan rusak," tandasnya di Jalan Musyawarah 1, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (19/7). (kpl/gum/dew)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Apa solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan hidup Marshanda?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    14 %
    Tetap menjadi motivator
    637 respon
  2.  
    23 %
    Berhenti menjadi artis
    1.073 respon
  3.  
    52 %
    Berobat ke Rumah Sakit
    2.424 respon
  4.  
    11 %
    Pindah ke luar negeri
    569 respon

Total Respon: 4.703
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft