
Penghargaan bagi olahragawan dan olahragawati di Indonesia sedari dulu masih kurang mendapat perhatian terutama dari pemerintah. Maka tidak heran jika di masa tua para atlet-atlet yang mengharumkan nama negara luntang-lantung, bahkan hidup dengan keprihatinan.
Melihat kenyataan ini Susi Susanti tidak ingin ketiga anaknya, Laurencia Averina (13), Albertus Edward (12) dan Sebastianus Fredrick (9) bernasib demikian. Dia tidak ingin sang anak mengikuti jejak orang tuanya.
" Ya karena nggak dapat penghargaan yang layak. Contohnya saya," kata Susi Susanti dengan senyum kecut, Selasa (19/6).
Padahal, lanjutnya, usai menyaksikan video filler Thank You Mom Indonesia di Blitzmegaplex Grand Indonesia, sukses seorang atlet tidak dapat diukur secara instan. Karena banyak faktor yang dapat membuat atlet berprestasi.
" Jangan dilihat pas suksesnya saja, tapi berapa banyak investasi yang ditanam sejak dini," ucapnya lagi.
Susi pun mencontohkan tidak sedikit biaya yang dikeluarkan orang tuanya, semisal untuk makanan yang bergizi, peralatan, sewa lapangan dan lain-lain. Pengorbanan yang tidak ternilai itu ternyata tidak banyak mendapat balas budi yang layak. (kpl/dis/dar)
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- FOTO: Kucing Dicalonkan Jadi Wali Kota
- Kostum Tenis Seksi Pippa Middleton
- Banjir Besar di India
- Pemain PSMS: Kemana Lagi Kami Harus Mengadu?
- Kala Gajah Bermain Bola
- Selebriti yang Meraih Gelar Pendidikan
- 10 Tanda Hubungan Anda Adalah "Pelarian"
- Sumber Energi Yang Eksotik
- Mencintai Buah Hati dari Balik Jeruji
- Yang Menakjubkan dari BMW X6
- Kemegahan Masjid Agung Sheikh Zayed
- Daging Babi Dapat Sebabkan Alzheimer
- Game-game Kejutan di E3
- 50 Pemain Terbaik di Eropa
- Orang Ajaib di Dalam Lift
Iklan
poling hiburan
video hiburan
- Lihat
- Bagikan












