http://www.kapanlagi.com/
Mon, 01 Oct 2012 02:34:00 GMT | By Editor KapanLagi.com, Selebriti

FPI Boikot JLo, Nikita Mirzani Melawan

Setelah masuk dalam daftar artis-artis yang oleh FPI dibilang mengumbar aurat, kali ini Nikita Mirzani kembali melawan 'kebijakan' FPI.


Setelah masuk dalam daftar artis-artis yang oleh FPI dibilang mengumbar aurat, kali ini Nikita Mirzani kembali melawan 'kebijakan' FPI terhadap konser Jennifer Lopez yang akan diadakan di MEIS Ancol, Jakarta Utara pada 30 November nanti.

Seperti diberitakan sebelumnya, FPI melalui salah satu corongnya, Ketua DPP FPI bidang Dakwah dan Hubungan Lintas Agama Habib Muhsin Ahmad Alatas akan mengawasi konser artis yang didakwa akan mengeluarkan sensualitas dalam konsernya tersebut.

" Aku gak tahu apa yang harus dikatakan terkait FPI ini. Jennifer Lopez itu adalah salah satu diva terbaik di dunia ini. Kok bisa-bisanya FPI melarang JLo untuk konser di Indonesia. Sama sekali tidak masuk akal. JLo itu manusia, bukan setan," tutur Nikita saat dihubungi KapanLagi.com, Minggu (30/9).

Menurut artis yang sering tampil terbuka ini, bahwa masalah mengumbar aurat tentunya sudah menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen JLo dan pihak promotor.

" Kalau soal mengumbar aurat saat konser, aku yakin pihak promotor juga membuat peraturan masalah wardrobe, dan JLo itu penyanyi profesional kelas dunia yang sudah pasti tahu tentang rules rules di setiap negara," lanjut Nikita.

Dukungan besar pun dinyatakan oleh wanita yang pernah digosipkan dengan Gary Iskak dan Aming ini. Baik diboikot FPI ataupun tidak. " Yang pasti aku akan nonton JLo menghentak Jakarta, titik!" tukasnya. (kpl/ato/sjw)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Apakah Camelia Malik dan Harry Capri Pantas Bercerai?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    56 %
    Ya
    11.025 respon
  2.  
    44 %
    Tidak
    8.980 respon

Total Respon: 20.410
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft