Fri, 21 Sep 2012 19:48:23 GMT | By santirta martendano
Persona Adella Fauzi

''Satu saat pernah mencoba berhenti ballet untuk sementara, ingin mencoba mencari passion lain, tetapi ternyata tetap saja kembali ke ballet, tubuh & jiwa saya tidak lengkap dan tidak bahagia tanpa ballet. I love to dance in pointe shoes.''



Adella Fauzi (© PlasaMSN/Santirta Martendano)
Next
Previous
Previous
  • Adella Fauzi (© PlasaMSN/Santirta Martendano)
  • Adella Fauzi (© PlasaMSN/Santirta Martendano)
  • Adella Fauzi (© PlasaMSN/Santirta Martendano)
  • Adella Fauzi (© PlasaMSN/Santirta Martendano)
  • Adella Fauzi (© PlasaMSN/Santirta Martendano)
  • Adella Fauzi (© PlasaMSN/Santirta Martendano)
  • Adella Fauzi (© PlasaMSN/Santirta Martendano)
  • Adella Fauzi (© PlasaMSN/Santirta Martendano)
Next
PlasaMSN/Santirta MartendanoShow Thumbnails
Previous1 of 16Next
Bagikan Galeri ini

Pertemuanku dengan pebalet cantik dan ceria Adella Fauzi sedikit terlambat. Beruntung Adella tidak mempersoalkan. Ia bahkan bisa membuatku tertawa renyah.

Adella selama ini sudah dikenal sebagai pebalet yang punya segudang prestasi. Berawal di tahun 1983 di sekolah ballet Namarina Adella menancapkan dirinya sebagai seorang pebalet. Ia tak sendiri. Sebab, Adella selalu menari dengan kembarannya Aletta Fauzi. Dua Ballerina kembar seperti tak bisa dipisahkan.

Tahun 1996-1997, Adella dan Aletta mendapat beasiswa penuh untuk menimba ilmu di Jean M Wong International Summer Dance School di HongKong masing-masing selama 1 bulan. lalu pada 1997, gadis kelahiran Jakarta
27 Agustus 1975 diterima untuk mengikuti Boston Ballet Summer Dance Program selama 6 minggu di Boston Amerika Serikat, dan tentunya selalu bersama Alleta. Mereka termasuk beruntung karena di sini, membatasi jumlah peserta hanya 250 murid.

Tak berhenti di situ. Pada musim gugur 1997, mereka menimba ilmu di Alvin Ailey American Dance Center di New York selama 6 bulan. Namun sayang, krisis moneter yang menimpa Indonesia di tahun 1998 membuatnya untuk pulang ke tanah air. Tapi bukan berarti Adella dan Aletta berhenti menari. Di Indonesia ternyata menjadi ajang mengukir prestasi.

Suatu saat Adella harus berpisah dengan Aletta, karena Aletta harus menikah dan tinggal di Australia.

"Terus terang dulu waktu masih menari berdua sama kembaran saya Aletta, rasanya powerfull banget. Kami saling memberikan kritik yang membangun. Namun kami menyadari bahwa tidak mungkin kami akan selalu berdua dalam hidup ini, jadi saat harus berpisah," ujar Adella Senin, 18 September 2012.

Dan dalam kesendirian yang tanpa kembarannya itu Adella terus bersemangat. "Ballet itu adalah hidup saya. Sejak pertama kali masuk ballet saya langsung tahu kalau ini adalah passion saya."

Terlihat saat Adella kembali menari ballet di Sanggar Sumber Cipta beberapa waktu lalu. Adella masih lincah begerak, energinya terasa mengalir dalam ruang studio Sumber Cipta.

Di sela-sela latihan Adella berkata, "Satu saat pernah mencoba berhenti ballet untuk sementara, ingin mencoba mencari passion lain...tapi ternyata tetap saja kembali ke ballet. Tubuh dan jiwa saya tidak lengkap dan tidak bahagia tanpa ballet. I love to dance in pointe shoes."

santirta martendano

Iklan
0Komentar

poling hiburan

Apakah Camelia Malik dan Harry Capri Pantas Bercerai?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    56 %
    Ya
    11.048 respon
  2.  
    44 %
    Tidak
    9.043 respon

Total Respon: 20.496
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Galeri Foto Lainnya

video

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft