
JAKARTA - Memasuki babak Boot Camp di ajang X Factor Indonesia, para peserta dituntut lebih baik ketimbang saat masih audisi.
Persaingan ketat terjadi, karena semua yang masuk ke babak Boot Camp adalah peserta yang memenuhi standar juri. Para peserta tidak boleh melakukan kesalahan lagi saat ketika audisi, dari segi teknik vokal, materi lagu dan stamina harus dipersiapkan.
Kesalahan sekecil apapun dapat memulangkan mereka dan mengubur cita-cita yang diimpikan selama ini.
Persaingan peserta tampak lebih kompetitif, dikategori di bawah usia 24 tahun, baik laki-laki maupun perempuan bisa dibilang grup "neraka". Mereka sama-sama muda dan punya talenta kuat.
Walau masih belia dan rata-rata sebelumnya tidak belajar vokal dengan serius, namun mereka bisa bikin puas juri saat audisi.
Beberapa ada yang lolos dengan catatan, ada pula yang lolos ke babak Boot Camp dengan nilai sempurna dari juri. Tetapi babak Boot Camp berbeda dengan audisi, mental dan beban pun berbeda.
Semua kemungkinan pun bisa terjadi di babak Boot Camp. Meski mereka mendapatkan nilai sempurna saat audisi belum tentu mereka dapat dengan mudah mendapatkan perhatian juri di Boot Camp, begitupun sebaliknya.
Di kategori di bawah usia 24 tahun, peserta pria harus memeras ide agar mudah mengatasi persaingan di antara mereka. Kategori ini terdiri ada M Iqbal yang harus bersaing dengan Adhi Permana, Bagus Kristiawan, Gede Bagus, dan Johanan matulessy.
Tidak hanya itu, peserta yang lolos dari episode ketiga dan keempat menambah ketatnya persaingan. Peserta Steven Fasli, Bagus Cahya, dan Ryan Hartanto di tambah pesaing muda berumur 15 tahun, Mikha Angelo yang punya wawasan musik cukup lumayan. Mereka semua harus merebut hati juri agar mampu masuk kebabak selanjutnya.
Persaingan bukan hanya miliki di bawah usia 24 tahun golongan pria. Di golongan perempuan lebih menarik lagi, hampir yang lolos di kategori ini memiliki potensi yang hebat dan para juri menyukai mereka semua.
Sebut saja Anissa Bawaad yang masih berumur 15 tahun, dia akan melawan peserta cantik Nurul Fadhila, Yohanna, Frischa Putri, Lusi Hasiana. Iin Nurindah, Dina Theresia dari episode ke tiga serta Pratami Marja, Shena dan pemilik suara dashyat Fatin "Grenade" Shidqia dari episode ke empat semakin manambah persaingan di antara mereka.
Mereka semua adalah peserta yang di beri kesempatan oleh juri untuk bisa mengembangkan bakat dan potensinya, mereka yang tidak memaksimalkan kesempatan itu dengan baik akan dengan mudah keluar dari ajang ini.
Di babak Boot Camp, para juri bukan hanya mencari siapa yang punya potensi, tetapi yang mampu memaksimalkan kesempatan dan memiliki semangat yang kuat untuk merebut cita-citanya dan mendapatkan peserta yang memiliki faktor "X" sesungguhnya.
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Dada Indah Christina Aguilera
- 4 Polwan Cantik Pelanggar Hukum
- Persona: Bianca Beatrice Darmawan
- Tundukkan Real, Atletico Juara Copa del Rey
- Helen Flanagan Model FHM Terseksi 2013
- 10 Tujuan Wisata "Gelap" di Dunia
- 20 Atlet Termahal di Dunia
- Festival Bagi Penggemar Star Wars
- Wanita-wanita Cantik Fathanah
- Generasi Termuda Xbox
- Meraih Kenikmatan Sempurna dari Teh Jepang
- 'Skywhale' Balon Monster di Langit Australia
- Audi A3 Saloon Terbaru
- Hindari 8 Makanan ini Saat Diare
- Jeritan Mengerikan Perempuan
Iklan
poling hiburan
- Lihat
- Bagikan
Berita Musik













