Republika Online
Updated: Sat, 10 Nov 2012 10:00:00 GMT

Faith Hill Kembali dengan Video Baru



Faith Hill Kembali dengan Video Baru

Faith Hill Kembali dengan Video Baru

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Masih ingat dengan soundtrack lagu film Pearl Harbour?

Faith Hill menyanyikan There You'll Be dengan sangat manis di film yang menjadi salah satu box office itu. Sekarang, setelah vakum selama lima tahun, artis cantik ini kembali muncul lewat streaming video terbarunya, American Heart.

Hill memposting premiere video itu di situs website dan Facebook resmi miliknya. Video itu ditampilkan sejak Kamis (9/11).

Video ini difilmkan sekitar Oktober lalu di Nashville. Pesan yang terkandung dalam video ini memberi inspirasi dan semangat kepada penggemarnya. Ia berdiri sebagai seorang yang mempunyai semangat Amerika.

"Ketika saya mendengar lagu ini pertama kalinya, saya selalu ingin mendengarnya lagi," kata Hill, dikutip dari MTV News, Jumat (10/11).

American Heart juga menunjukkan kemampuan menari Hill. Sebagai bintang, ia merasa perlu mempelajari beberapa koreografi tarian yang sangat tepat untuk video.

"Untuk koreografi, kami menatanya dengan sangat klasik. Hampir sama dengan era Fred Astaire, Ginger Rogers, dan Cyd Charisse. Tapi, kali ini dikemas dengan bentuk baru dan segar," kata seorang koreografer Hill, Aakomon Jones.

Jonathan Singleton dan Jim Beavers menjadi penulis lagu anthem ini. Sedangkan Byron Gallimore dan Hill bertindak sebagai produser.



0Komentar

Iklan

poling hiburan

Apa solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan hidup Marshanda?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    14 %
    Tetap menjadi motivator
    420 respon
  2.  
    23 %
    Berhenti menjadi artis
    686 respon
  3.  
    52 %
    Berobat ke Rumah Sakit
    1.499 respon
  4.  
    11 %
    Pindah ke luar negeri
    333 respon

Total Respon: 2.938
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft