Mon, 10 Oct 2011 21:11:54 GMT | By Editor Panditio Rayendra, tabloidbintang.com

Pacar Hantu Perawan, Kalau Dewi Perssik dan Vicky Vette Bersaudara Kandung

Film-film Depe di Maxima menampilkan alur dan menjelaskan karakter dengan rapi dan jelas. Pengambilan gambar, setting dan continuity pun diperhatikan, lebih tertata. Sementara di Pacar Hantu Perawan, aduh, kacau!


Pacar Hantu Perawan, Kalau Dewi Perssik dan Vicky Vette Bersaudara Kandung

KETIKA Dewi Perssik merilis film, nyaris selalu ada sensasi.

Beberapa contoh yang mungkin paling Anda ingat, waktu Dewi Perssik alias DePe terlibat pertengkaran dengan Andi Soraya di lokasi syuting Ku Tunggu Jandamu. Jelang rilis film Mati Di Ranjang alias Tiran, beredar video behind the scene Depe melakukan ciuman bibir dengan Indra L. Bruggman.

Yang saat ini masih diproses di pengadilan, tentu saja kasus cat fighting Depe dengan Julia Perez dalam film Arwah Goyang Jupe-Depe yang sebelumnya berjudul Arwah Goyang Karawang.

Untuk film terbaru Depe yang berjudul Pacar Hantu Perawan, lagi-lagi diiringi kabar heboh. Depe mengaku dihadiahi produser KK Dheeraj paket operasi keperawanan di Mesir plus beredar foto-foto payudara nyeplak.

Ok, cukup lmembahas sensasi Depe karena takkan ada habisnya. Lebih baik bicarakan filmnya, Pacar Hantu Perawan.

Mandy (Dewi Perssik) sedang jenuh. Ia lantas mengobrol dengan 2 saudari kandungnya; Vicky (Vicky Vette) dan Misa (Misa Campo) yang tinggal di Texas, Amerika Serikat, melalui video conference yang disebutnya “chatting”.

Oleh Vicky, Mandy disuruh pergi berkemah untuk menghilangkan jenuh. Mandy lantas mengajak Joyce (Natha Narita) dan Alex (Rafi Cinoun), temannya yang numpang di rumah Mandy untuk berkemah di sebuah hutan.

Mereka bertiga pergi ke Hutan Jodoh. Konon, siapa pun yang mandi di pancuran yang ada di hutan itu, bakal cepat menemukan jodoh. Joyce jadian dengan Alex juga setelah mandi di sana. Tapi Mandy tidak percaya. Malah menyemburkan air ke papan petunjuk hutan itu, dan menganggap semua itu takhayul.

Usai kejadian itu, di hutan Mandy berkenalan dengan Romy (Jonathan Frizzy). Yang tidak jelas muncul dari mana, dan mengapa jalan-jalan di hutan pakai jas. Keduanya lantas jatuh cinta. Tapi Joyce dan Alex mencium ada sesuatu yang aneh dengan Romy. Mandy yang sedang dimabuk cinta mengabaikan peringatan Joyce dan Alex.

Setelah serangkaian kejadian yang tidak penting, Joyce dan Alex yang terus membuntuti Mandy dan Romy akhirnya mengetahui bahwa Romy sebenarnya arwah gentayangan.

***

Sebelum membahas Pacar Hantu Perawan, mari kita flashback ketika Depe masih tergabung di rumah produksi Maxima. Kalau dilihat dari isi, film-film Depe di Maxima juga tidak jauh dari adegan buka-bukaan dan kontroversi.

Saya tidak bilang film-film Depe di Maxima film bagus yang layak diadu di ajang festival. Tapi harus diakui, Maxima menampilkan alur dan menjelaskan karakter dengan rapi dan jelas. Pengambilan gambar, setting dan continuity pun diperhatikan, lebih tertata.

Dalam Tali Pocong Perawan, misalnya, Depe berperan sebagai mahasiswi seksi genit. Di Setan Budeg, Depe memerankan karakter ganda. Salah satunya, gadis bisu tuli yang meninggal secara tragis. Paling berkesan bagi saya saat Depe bermain di Tiran: Mati Di Ranjang. Di sini Depe menjadi istri pengusaha muda (Indra L. Bruggman). Kostum dan bahasa tubuh Depe berubah drastis menjadi elegan, bak nyonya-nyonya sosialita. Tidak ada karakter genit dan flirty seperti yang Depe tampilkan di Ku Tunggu Jandamu, misalnya.

Lepas dari Maxima, Depe bergabung dengan Sentra Films yang masih “adik” dari Multivision Plus. Di film Arwah Goyang Jupe-Depe, Depe dituntut berperan sebagai penari jaipong. Ini film pertama di mana Depe menjadi 2nd lead female. Selama di Maxima, ia selalu menjadi pemeran utama (kecuali Setan Budeg, di mana Depe hanya menjadi bintang tamu).

Sementara di Pacar Hantu Perawan, aduh, kacau! Adegan pembuka misalnya, sekitar 5 menit pertama diisi dengan tulisan yang menjelaskan soal mitos, takhayul dan ritual mistis. Kesannya hanya menambah-nambah durasi.

Karakter Mandy yang diperankan Depe tidak jelas asal usulnya. Apa pekerjaannya? Mengapa dia bisa seenaknya berlibur, dan menikmati hari-harinya dengan berenang dan bersantai di pinggir kolam renang? Apakah dia anak atau cucu orang kaya?

Penampakan Vicky Vette dan Misa Campo kesannya sangat memaksa. Keduanya diceritakan sebagai saudara kandung Dewi Perssik! Bagaimana ceritanya Vicky yang bule banget dengan rambut pirangnya, Misa yang berdarah Filipina-Belanda, bersaudara kandung dengan Depe yang asal Jember? Apakah mereka tertukar di rumah sakit? Ah, bisa melebar jadi 650 episode kalau kisah ini dibahas.

Mandy alias Depe juga tidak cukup mendominasi. Malah penampakan Joyce dan Alex yang banyak menghiasi film. Lucu? Tidak. Garing, iya!

Penampilan Olga Syahputra yang hanya sekitar 15 menit cukup menyelamatkan film ini. Meski humornya tak berbeda dengan yang biasa ia lontarkan di acara Dahsyat, namun masih sukses mengundang tawa. Bayangkan saja ketika ia bertemu pocong, pertanyaannya: “Loe pocong atau bencong?”.

Lokasi pengambilan gambar pun berkutat di situ-situ saja. Hanya sebatas rumah, kolam renang, kuburan, jalan setapak di hutan dan tempat mandi di hutan yang dikelilingi kain putih.

Anehnya ketika berada di hutan, Mandy tiba-tiba bergoyang seksi di depan Romy, Alex dan Joyce, diiringi lagu "Time of My Life"-nya Black Eyed Peas. Perasaan waktu datang rombongan Mandy hanya backpacker-an. Kok, tiba-tiba ada CD player. Lalu, ngapain coba goyang-goyang di tengah hutan seperti itu?

Dialog pun terlihat tidak nyambung. Di suatu adegan, karakter penjaga kuburan Yoga (Olga Syahputra) menjelaskan bahwa Romy meninggal sekitar 50 tahun yang lalu. Tapi di adegan selanjutnya, Joyce dan Alex menjelaskan pada Mandy bahwa Romy meninggal beberapa hari yang lalu.

Adegan lainnya yang bikin mengernyitkan dahi, ketika Depe baru ditinggal mati kakeknya, di saat suasana masih berkabung, tidak ada adegan tahlilan atau semacamnya. Malah, Depe dan Ijonk berasyik masyuk! Oh, mungkin ini cara buat menghilangkan kesedihan.

Jangan lupa ciri khas film-film KK Dheeraj. Hantu atau pocong kerap muncul nyaris di semua adegan, tapi tidak jelas maunya apa. Lalu judul yang tidak nyambung. Siapakah yang perawan? Sulit untuk percaya kalau Mandy masih perawan, dengan gaya pacaran bebas dan berpakaian yang serba seksi.

Buat Anda yang mau menonton Pacar Hantu Perawan semata-mata ingin melihat adegan hotnya, bersiaplah kecewa. Gunting sensor sangat ketat. Banyak adegan dipotong, menghasilkan dialog terputus-putus yang sangat mengganggu. Adegan Vicky memamerkan bra, Depe menjilat wajah Jonathan Frizzy yang tampak di trailer juga dibabat.

Kesimpulannya, lebih heboh trailernya daripada filmnya. Silakan lihat trailer di sini daripada buang-buang uang ke bioskop.

(ray/ade)

Iklan

poling hiburan

Apa solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan hidup Marshanda?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    14 %
    Tetap menjadi motivator
    627 respon
  2.  
    23 %
    Berhenti menjadi artis
    1.058 respon
  3.  
    52 %
    Berobat ke Rumah Sakit
    2.389 respon
  4.  
    11 %
    Pindah ke luar negeri
    560 respon

Total Respon: 4.634
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft