Mon, 15 Apr 2013 07:34:10 GMT | By Editor Hari Murtono, tabloidbintang.com

X Factor Indonesia: Tentang Kualitas Mikha yang Digugat Bebi Romeo

Bebi menginginkan Mikha memberi letupan pada penampilannya, dan mendorong Mikha tampil "berbeda", plus memberikan soul yang ia harapkan.


X Factor Indonesia: Tentang Kualitas Mikha yang Digugat Bebi Romeo

KALAU Anda pecinta ajang pencarian bakat terpopuler saat ini, Anda pasti tahu dilema dan topik apa yang mengerucut diantara dewan juri.

Ya, perdebatan tentang definisi faktor x dan kompetisi apa yang layak disematkan pada acara berdurasi lebih dari 4 jam ini terus terjadi.

Pertentangan antara kubu Bebi Romeo dan Anggun, juga berulang kali terdengar.

Bebi menginginkan Mikha memberi letupan pada penampilannya, dan mendorong Mikha tampil "berbeda", plus memberikan soul seperti yang ia harapkan. Anggun jelas membela diri dan memajukan ciri khas Mikha, musikalitas, dan faktor usia sebagai keunggulan.

Bebi benar, tapi Anggun jelas tidak salah. Ini kompetisi yang mengharuskan para kontestan tampil se-prima mungkin dan memperlihatkan kemajuan dari waktu ke waktu.

Jalan tengah dari pertentangan itu, sudah diusulkan Dhani dan Rossa yang sejak awal jadi "pendukung" Mikha. Rossa meyakinkan semua orang Mikha tak pernah tampil jelek, Dhani bilang Mikha punya faktor x yang kuat yang bikin cewek-cewek mengirim SMS. Lagi-lagi pendapat yang tidak salah.

Yang mungkin patut dicermati dalam hal ini adalah persepsi dan harapan Bebi, yang notabene seorang produser pada anak muda berbakat seperti Mikha. Kalau Bebi mengharapkan Mikha tampil se-seoulful saat audisi, itu juga terus diharapkan banyak orang. Tapi kalau letupan yang diharapkan Mikha harus tampil segarang, sepowerful, anak-anak didik Bebi, jelas tidak akan menemukan titik tengah.

Mikha penyanyi yang berbeda karakter dengan Novita dan Isa Raja. Mikha juga baru berusia 15 tahun, untuk bisa bernyanyi "seperih" kubu di atas 26 tahun. Kalau patokan Bebi misalnya agar Mikha seperti penyanyi polesan Bebi, Afgan, Mikha juga tak bisa dipaksakan menjadi Afgan.

Yang bisa ditampilkan Mikha adalah dirinya sendiri seperti tampil membawakan "Gravity", "Love of My Life" atau the best performance-nya, "Ordinary World".

Yup, Mikha cukup soulful untuk anak seusianya. Mikha mampu menerjemahkan aransemen keren milik Anggun terdengar kekinian. Tapi tuntutan Bebi pun tak bisa dianggap angin lalu. Dalam kompetisi ini yang ditakutkan adalah justru penyanyi yang biasa-biasa saja memang muncul hingga babak-babak akhir, dan itu jelas akan mencoreng ajang yang statusnya berlisensi internasional.

Apa Mikha mencoreng ajang ini? Mikha bukan penyanyi terbaik dan bukan vokalis dengan suara akrobatik, tapi Mikha punya modal kuat, ciri khas dan bisa bernyanyi dengan baik. Yang tak kalah penting Mikha punya basis penggemar yang sangat fanatik.

Mengenai perdebatan apakah ini kompetisi menyanyi atau bukan? Yang jelas ini bukan murni kontes menyanyi. Ini popularity contest layaknya ajang sejenis. Yang bertahan adalah mereka yang banyak mendulang SMS. Akankah perdebatan akan berakhir setelah ini? Rasanya tidak.

Hanya saja membandingkan kontestan berbeda genre, berbeda tipe suara, dan berbeda usia jadi agak-agak enggak nyambung. Anak seperti Fatin, Mikha Angelo, dan Shena tampil dengan gayanya masing-masing, gaya yang relevan dengan zamannya. Nyanyi yang tidak teriak-teriak memang sedang digandrungi, meski yang melengking pun masih disukai.

Jadi kalau terus dibanding-bandingkan, jatuh-jatuhnya seperti membandingkan Miley Cyrus dan Taylor Swift dengan Mariah Carey dan Celine Dion.

Apa yang bersuara megah lebih unggul? Mereka semua relevan di jamannya dan merupakan penyanyi terbaik pada masanya masing-masing. Untuk kontes seperti ini, yang tak kalah penting adalah tampil mengena di hati penggemar, dikenang penonton, dan pastinya membuat orang SMS. Setuju fans?

(hari/ade)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Apa solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan hidup Marshanda?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    14 %
    Tetap menjadi motivator
    414 respon
  2.  
    23 %
    Berhenti menjadi artis
    675 respon
  3.  
    52 %
    Berobat ke Rumah Sakit
    1.464 respon
  4.  
    11 %
    Pindah ke luar negeri
    327 respon

Total Respon: 2.880
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft