
KETIKA Ariel masuk bui, (eks) Peterpan pun vakum. Tapi personelnya tak lantas berpangku tangan. Reza (drummer) memproduseri band Oranye, dan Uki mendirikan band bernama Astoria.
Selain Uki, Astoria diperkuat Andre (vokal), Gery (bas) dan juga Nayaka (drum). Band ini berdiri November dua tahun lalu. “Sebenarnya, cikal bakal band ini sudah ada sejak lama. Ketika masih SMA, saya dan Uki pernah bikin band. Nah, tahun 2010 lalu, saya dan Uki ketemuan. Kala itu, (karena Peterpan vakum) Uki lebih banyak menghabiskan waktu di Bandung. Kami lalu mencoba bikin lagu,” kenang Gery.
Ketika lagu sudah ada, mereka mendapuk Nayaka, yang juga satu SMA dengan Uki dan Gery, untuk mengisi part drum. “Tapi tak ada yang nyanyi karena kami belum punya vokalis,” sahut Gery lagi. Ketiga orang ini kemudian merekrut seorang wanita sebagai vokalis. Lantaran vokalis cewek dianggap tak klop dengan format musik band ini, ketiganya memutuskan menggantinya dengan vokalis cowok.
“Nayaka kemudian mem-broadcast BBM tentang audisi vokalis yang tengah kami lakukan. Ada ratusan pelamar yang masuk, belasan vokalis bertemu kami secara langsung. Pilihan kami kemudian jatuh pada Andre,” bilang Gery. “Kenapa kami memilih Andre? Karena karakter vokalnya paling cocok dengan konsep musik kami,” tambah Nayaka.
Formasi sudah komplet, kuintet ini sepakat menamakan dirinya Astoria. “Astoria diambil dari bahasa Latin. Artinya sejarah yang punya dampak di masa depan. Filosofinya,” ucap sang vokalis.
Pengujung tahun 2010, band ini mulai membuat demo rekaman. Di sela-sela itu, mereka mempertinggi jam terbang dengan tampil di atas panggung. “Setelah manggung, banyak label yang nyamperin,” tutur Uki. Ayah satu anak ini kemudian memberitahu Bu Acin, bos perusahaan rekaman Musica Studio’s, yang menaungi Peterpan (sekarang Noah), band yang juga diawaki Uki.
Bu Acin merespons positif Astoria. “Kata Bu Acin, sejelek-jeleknya, kalau tidak diterima di Musica, bisa masuk di Trinity (perusahaan rekaman yang juga dimiliki keluarga Bu Acin). Tapi saya bilang ke beliau, saya tidak mau masuk karena saya terikat kontrak dengan Musica. Kalau memang band saya jelek, tak diterima di Musica juga tak apa-apa. Bu Acin lalu meminta dikirimkan demo rekaman Astoria,” tegas Uki.
Setelah mendengar demo, Bu Acin memberikan lampu hijau, tapi dengan sedikit catatan. Kalau bisa permainan gitar Uki diubah. “Agar terdengar berbeda, yang menonjol itu, ya harus mereka. Fondasi musiknya harus dari mereka bertiga. Saya sih melengkapi saja. Terus terang, salah satu tantangan saya di band ini membuat Astoria terdengar berbeda dengan Noah,” ucap Uki.
Sekitar pertengahan tahun 2011, band ini sudah merampungkan album debutnya, sedianya akan dirilis di pengujung tahun 2011. Namun, kisruh soal RBT membuat urung diluncurkan. “Menunggu situasinya normal,” terang Uki. Barulah di pertengahan tahun ini album Awal Yang Indah, dilempar ke pasaran. Album yang memuat 10 lagu yang condong ke modern rock ini mengandalkan single “Akhir Yang Indah” untuk mencuri atensi pendengar musik.
Uki bilang, Astoria proyek serius, bukan sampingan. Itu sebabnya, ia berkomitmen terus berada di band ini, meski Noah kini sudah mulai menggeliat. “Kebetulan Astoria dan Noah berada dalam satu manajemen, jadi jadwalnya bisa diatur. Saya ingin kedua band ini bisa berjalan bersamaan,” tegas Uki.
(bin/adm)
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Supermodel yang Menjadi Ibu
- Sesi Foto ‘Great Gatsby’
- Komunitas Facebook Akan Paksa Jokowi Jadi Capres
- Eksklusif: Sehari di Korea Utara
- Negoisasi Politik dalam Segelas Bir
- Persona: Bianca Beatrice Darmawan
- Tiga Pemicu Disfungsi Ereksi Pria
- Tokoh-tokoh Olahraga Pekan Ini
- Ebi Furai
- Asteroid Raksasa Dekati Bumi 31 Mei
- Berita Terheboh Sepekan
- Renault Avantime, Keren Tapi Kurang Sukses
- Marc Marquez Rebut Start Terdepan MotoGP Prancis
- Gaya Berpakaian di Wave Gothic Festival
- Bila Hujan Dipamerkan
Iklan
poling hiburan
- Lihat
- Bagikan
campur sari











