Wed, 15 Aug 2012 12:43:26 GMT | By Editor Ade Irwansyah, tabloidbintang.com

The Four, Kisah 4 Opas Rasa X-Men

Bahkan, nuansa Hollywood terasa ketika saya merasa ada nada yang sama antara kisah The Four versi film dengan jagad X-Men.


The Four, Kisah 4 Opas Rasa X-Men

MENONTON film kung fu di bioskop adalah sebuah keasyikan tersendiri di antara gempuran film Hollywood dan film nasional yang temanya itu-itu melulu.

Maka, sepatutnya, The Four adalah sebuah tontonan alternatif dari tontonan yang “rutin”.

Hanya saja, perfilman Hong Kong sudah jauh berubah sejak saya menggemari film-film kung fu era 1990-an lampau. Teknologi komputer telah membuat pertarungan para jago kung fu semakin dahsyat memanjakan mata, tapi di lain pihak juga semakin di luar nalar.

Saya merasa ada semangat film-film kung fu Hong Kong masa kini tak mau kalah dahsyat dari komik-komik silat atau manhua yang digubah Andy Seto maupun Tony Wong. Begitu pun dengan The Four versi sutradara Gordon Chan yang tengah edar di bioskop tanah air.

Aslinya, kisah The Four diangkat dari novel wuxia karya pengarang legendaris Wen Rui-an. Penyuka novel silat tanah air mengenal kisahnya dari novel silat terjemahan Tjan Ing Djoe alias Tjan ID. Pria kelahiran 1949 ini menerjemahkan kisah The Four menjadi novel berjudul 4 Opas. Opas, kita tahu, adalah istilah lawas untuk menyebut polisi. Dan memang kisahnya tentang sepak terjang polisi kerajaan di Tiongkok kuno memberantas kejahatan.

Di novel aslinya, 4 opas terdiri atas Wu Qing alias Tanpa Perasaan, Tie Shou alias Tangan Besi, Leng Xue alias Darah Dingin, dan Zhui Ming alias Pengejar Nyawa. Mereka polisi dari Biro Opas Sakti pimpinan Zhuge Zeng-wo. Di filmnya, Tuan Zhuge diperankan Anthony Wong; Collin Chao sebagai si Tangan Besi; Ronald Cheng sebagai Pengejar Nyawa; Deng Chao sebagai Darah Dingin; dan yang menyulut kontroversi Liu Yifei (pemeran Bibi Lung di serial Return of the Condor Heroes teranyar) sebagai Tanpa Perasaan.

Dibilang kontroversi karena di kisah aslinya, Tanpa Perasaan bukanlah wanita, melainkan pria. Mengubah karakter pria menjadi wanita ini seakan mengkhianati novelnya, dan bahkan membawa kisahnya menjadi nyaris berbeda.

Baiklah menyimak ceritanya dahulu sebelum mengomentarinya. Ibarat polemik cicak versus buaya antara kepolisian dengan KPK di negeri kita, di Tiongkok kuno terjadi persaingan antara biro kepolisian Nomor 6 pimpinan Tuan Liu dengan biro opas Tuan Zhuge.

Plotnya terasa modern dengan banyak intrik. Mulai dari gembong penjahat yang menyusupkan anak buahnya ke dinas kepolisian, hingga Darah Dingin yang semula anggota polisi dari biro Nomor 6 diminta menyusup atasannya dengan jadi anggota 4 opas.

Namun, yang tak terasa mengasyikkan, filmnya tak memberi nuansa kejutan selayaknya kisah detektif. Padahal, kisah asli karangan Wen Rui-an berjudul lengkap The Four Detective Guards sejatinya adalah kisah misteri detektif tentang polisi mengungkap sebuah kasus kriminal. Sedang di filmnya, kita sudah langsung tahu siapa gembong penjahat di balik peredaran uang palsu.

Maka, yang tersisa dari The Four versi Gordon Chan adalah pertarungan laga yang dahsyat selayaknya kita Membaca manhua Andy Seto atau Tony Wong (omong-omong Andy Seto membuat versi manhua kisah The Four menjadi Four Warriors).

Bahkan, nuansa Hollywood terasa ketika saya merasa ada nada yang sama antara kisah The Four versi film dengan jagad X-Men.

Buat saya, biro opas Tuan Zhuge persis organisasi para mutan pimpinan Professor X. Tengok juga keahlian telekinsis dan kemampuan membaca pikiran yang dimiliki Tanpa Perasaan, persis dengan kemampuan serupa yang dimiliki Profesor X. Kursi roda yang terlalu canggih untuk ukuran zaman Tiongkok kuno juga sedikit banyak mengingatkan saya pada semesta X-Men. Belum lagi karakter yang lain. Menengok sosok Darah Dingin, saya jadi teringat Wolverine.

Ini mungkin cara Gordon Chan agar kisahnya lebih terasa dekat dengan penonton masa kini, yang lebih akrab dengan komik X-Men ketimbang novel 4 Opas. Tapi buat saya, tafsirnya terasa mengkhianati kisah aslinya.

Lihat 10 Film Kung Fu terbaik versi wartawan kami di sini.

(ade/ade)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Siapa selebriti yang cantik dalam berhijab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    12 %
    Marshanda
    665 respon
  2.  
    1 %
    Eddies Adelia
    113 respon
  3.  
    12 %
    Lyra Virna
    669 respon
  4.  
    42 %
    Dewi Sandra
    2.309 respon
  5.  
    9 %
    Rizty Tagor
    479 respon
  6.  
    11 %
    Oki Setiana
    607 respon
  7.  
    13 %
    Nuri Maulida
    715 respon

Total Respon: 5.557
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft