
TREN di industri televisi Indonesia sulit ditebak.
Program apa yang bakal disukai (baca: mendapat rating tinggi) bisa berubah dengan cepat.
Perubahan tren ini terasa di tayangan non-primetime, dari pagi hingga sore. Mulai dari 3 sampai 1 tahun lalu, tayangan musik pagi meraih rating yang tinggi. Stasiun TV pun berlomba-lomba menayangkan program sejenis; inBox (SCTV), DahSyat (RCTI), DeringS (Trans TV), sampai Hitzteria (Indosiar). Kini DeringS dan Hitzteria hanya tinggal nama. inBox dan DahSyat masih survive, namun tak lagi mendominasi.
Lalu apa tayangan pagi yang mencuri perhatian? Infotainment dan FTV rerun di SCTV, Indosiar atau MNCTV masih bergigi di slot daytime. Tapi mereka punya saingan baru: sinetron rerun.
Setelah menghentikan program musik Hitzteria, Indosiar mengisi slot pukul 10.00-12.00 WIB dengan tayangan ulang sinetron Kugapai Cintamu. Hasilnya sungguh mengejutkan.
Kalau Hitzteria kesulitan mencapai share 10 atau posisi 100 besar, sinetron Gentabuana Paramitha produksi 2007 itu langsung meraih share belasan bahkan menembus posisi 50 besar.
Malah, episode 6 yang tayang Senin (28/5) kemarin sinetron yang dibintangi Imel Putri Cahyati dan Temmy Rahadi ini menempati posisi 22 dengan TVR 2,2 dan share 21,3.
Jumlah penonton sinetron dangdut yang di-dubbing ini mampu mengalahkan sinetron baru yang tayang malam seperti Aku Suka Dia (RCTI), Si Biang Kerok (SCTV) atau Putri Nabila (MNCTV). Berdasarkan rating kemarin, Kugapai CIntamu menjadi acara yang paling banyak ditonton yang tayang sebelum pukul 15.00 WIB.
MNCTV pun sepertinya mengikuti jejak Indosiar. Mulai pekan ini, slot pagi diisi sinetron Si Entong dan Sampeyan Muslim?. Meski belum menempati 50 besar, sharenya di atas 12.
Sementara DahSyat, kemarin ratingnya ada di posisi 95 dengan TVR 0,9 dan share 10,4. iNbox lebih baik, di posisi 51 dengan TVR 1,4 dan share 17,2. Dulu program jenis ini langganan menghuni 50 besar dan share di atas 20. Sepertinya lomba pantun, battle dance dan sindir-sindiran antar host sudah tak menarik bagi pemirsa TV pagi.
Drama Korea yang sempat menyumbangkan rating signifikan bagi Indosiar, kini mulai turun pamor. Rerun sinetron Eneng dan Kaos Kaki Ajaib (RCTI) atau FTV SCTV lebih unggul daripada Naughty Kiss dan Protect The Boss. Hebatnya, Protect The Boss yang merupakan serial baru, ratingnya jauh di bawah Naughty Kiss yang ulangan. Wajar jika kini Indosiar mengurangi slot drama Korea.
Acara sore hari pun tak luput dari tayangan ulang. Sekitar 5 tahun lalu SCTV pernah mempunyai program sinetron mini seri 5 episode yang dikemas dalam slot “Cookies”.
Tayangan ini berhasil melambungkan nama Putri Titian. Nah, sekarang sinetron-sinetron lawas produksi Frame Ritz itu tayang lagi di slot pukul 15.00 WIB. Penontonnya pun cukup banyak.
Dilihat dari rating kemarin, episode perdana Dunia Sissy Jungkir Balik Lagi mampu menempati posisi 35 dengan TVR 1,7 dan share 15,4. Berdasarkan data kemarin, angka ini juga lebih tinggi dari stripping malam Hiro Pembela Bumi (Indosiar).
Belum lama ini, Global TV juga menayang ulang Buku Harian Nayla. Dari segi rating mungkin tak istimewa, tapi sinetron produksi SinemArt ini kerap menjadi trending topic. Pertanda sinetron yang dibuat tahun 2006 ini masih jadi pembicaraan.
Ini bukan pertama kali sinetron rerun dapat rating tinggi. Tahun 2008, SCTV pernah menayangkan ulang Cinta Fitri season 1 di pagi hari. TVR dan share melambung tinggi.
Tapi ketika SCTV menayang ulang Cinderella dan Cinta Fitri season 2, jumlah penontonnya tak seperti harapan dan rerunnya pun berhenti di tengah jalan. Padahal, ketika tayang primetime 2 sinetron ini juga langganan menghuni 10 besar.
Tak semua sinetron cocok ditayang ulang. Ada faktor tertentu yang harus diperhatikan. Kalau jaraknya terlalu dekat seperti Sampeyan Muslim, mungkin orang belum terlalu kangen.
Tapi jika tayangan 5 tahun lalu seperti Kugapai Cintamu, Cookies atau Eneng dan Kaos Kaki Ajaib, penonton mau menonton lagi karena ingin bernostalgia. Apalagi, sinetron jenis itu sudah jarang dijumpai saat ini.
Kugapai Cintamu, mini seri dangdut dubbingan yang menyadur kisah drama Korea Stairway To Heaven. Sementara saat ini sinetron dangdut dan jiplakan sudah tidak musim. Demikian juga sinetron mini seri model Cookies, atau sinetron yang setiap episode menawarkan cerita berbeda seperti Eneng.
Mereka yang tak suka sinetron stripping , tentu lebih memilih sinetron dengan episode pendek atau yang setiap episodenya punya kisah baru, sehingga tidak harus terikat sampai ratusan episode.
Yang pasti kesukesan sinetron tayang ulang ini menguntungkan pihak TV. Tidak perlu produksi atau beli acara baru, tapi bisa mendapat rating yang lebih bagus dari program yang baru pertama tayang, bahkan sinetron primetime. Singkatnya, rerun membawa berkah.
Adakah sinetron lama yang Anda harapkan untuk ditayang ulang?
(ray/gur)
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Supermodel Naomi Campbell
- Bintang TV Saat Bertugas & Tidak Bertugas
- Jejak Tornado di Oklahoma
- Longsor Freeport: 28 Pekerja Tewas dan 10 Selamat
- Tren Terbaru: Tas Clutch Cantik dari Plastik
- Mengenal Xbox One dalam 5 Menit
- Mengapa Orang Indonesia Bertubuh Pendek?
- Tambang Uang David Beckham
- Menang di OT, Spurs Pimpin Final Barat 2-0
- Tanah Amblas di Shenzhen Cina
- Kala Prajurit Tersungkur
- Ini Pelaku Pemotong "Burung" Teman Dekatnya
- Taksi Listrik Ramah Lingkungan
- Perempuan ini Kecelakaan hingga lima kali
Iklan
poling hiburan
- Lihat
- Bagikan
campur sari













