Thu, 13 Sep 2012 12:37:59 GMT | By Editor Panditio Rayendra, tabloidbintang.com

"Radio Galau FM", Galau Remaja Era Twitter dan Blackberry

Sutradara Iqbal Rais sukses membangun atmosfer kehidupan remaja masa sekarang. Baiknya, film ini punya kans besar memikat penonton SMP-SMA-Kuliah.


"Radio Galau FM", Galau Remaja Era Twitter dan Blackberry

APA rasanya tak punya pacar selama 3 tahun? Tanyakan pada Bara (Dimas Anggara), siswa kelas 2 SMA. Sudah 3 tahun Bara tidak pacaran.

Menjadi jomblo, termasuk harus "memacari" laptop setiap malam Minggu, membuat Bara merasa galau.

Suatu hari, Velin (Natasha Rizki), adik kelas Bara, mengajaknya berkenalan. Cowok ini tidak menyia-nyiakan kesempatan. Setelah kerap mengantar pulang, Bara menyatakan cinta dan ia pun jadian dengan Velin.

Sudah lenyapkah virus galau pada diri Bara? Sebulan pertama memang hubungan Bara-Velin amat manis dan penuh gombal. Memasuki bulan kedua, Bara merasa Velin seorang drama queen. Cowok yang bercita-cita jadi penulis ini menganggap Velin terlalu mengekang kebebasannya. Bara minta putus, namun Velin berusaha mempertahankan hubungan mereka. Keduanya lalu sepakat break.

Di sela break ini, Bara berkenalan dengan Diandra (Alisia Rininta), kakak kelasnya. Mungkin karena usianya lebih tua, Bara menilai Diandra jauh lebih dewasa dibandingkan Velin. Diandra yang sudah punya pacar, merasa tak mendapat perhatian dari kekasihnya yang anak kuliahan itu.

Bisa ditebak, keduanya pun jalan bareng. Mulanya sama-sama nyaman, lama-lama muncul sikap asli Diandra yang suka mengatur dan tak kalah drama queen dibanding Velin.

Menjomblo galau, punya pacar pun galau. Lalu sebaiknya bagaimana?

***

Radio Galau FM (RGFM) diangkat dari novel laris karya Bernard Batubara berjudul sama. Temanya masih mengeksploitasi fenomena galau yang belakangan menghinggapi remaja. Namanya cinta anak SMA, dari zaman ke zaman selalu ada dramanya. Bara lebih memilih nonton pertandingan basket bersama teman-teman cowok saja membuat Velin marah dan cemburu.

Di era sekarang, pacaran anak SMA bisa lebih berwarna dan lebih drama berkat teknologi. Coba lihat proses pendekatan Bara-Velin: follow di Twitter, add friend di Facebook, sampai invite PIN Blackberry Messenger (BBM). Jejaring sosial dan microblogging memang mendekatkan Bara-Velin, tapi juga memicu friksi-friksi di antara keduanya. Saat Bara mengeluh di akun Twitter-nya, langsung Velin menelepon dan bertanya “maksud kamu nulis gitu apa?” Duh, susah ya.

Banyak adegan yang mengundang senyum di film yang skenarionya ditulis oleh Haqi Achmad. Lebih pada dialog, bukan slapstick. Misal, saat Bara mulai mengantar Velin pulang sekolah, dalam hati ia bergumam, “Enggak sia-sia gue 2 tahun bawa helm cadangan.” Dialog serius seperti “Cewek perfect itu cuma ada di novel teenlit” juga cukup mengena.

Chacha-Dimas-Alisia terlihat mudah membangun chemistry. Pecinta sinetron tentu tahu 3 pemain ini pernah memerankan karakter yang juga terlibat cinta segitiga dalam sinetron Kupinang Kau Dengan Bismillah (Alisia hanya muncul di minggu pertama—red). Namun bukan berarti mereka terbawa karakter dalam sinetron itu, karena karakter yang mereka perankan di RGFM amat bertolak belakang.

Masing-masing berhasil menciptakan aura anak SMA, meski ketiganya tak lagi duduk di bangku SMA. Natasha alias Chacha, dengan gaya manja-imutnya sesuai dengan anak kelas 1. Sementara Alisia yang jutek dan ceplas-ceplos, mewakili gaya anak kelas 3 sebagai senior.

O ya, ada 2 pemain pendamping yang cukup mencuri perhatian: Joe P. Project, berperan sebagai ayah Bara, yang nasehat sok coolnya membuat geli, serta Indri Giana, pemeran kakak perempuan Bara yang gaya pakaiannya meniru Lady Gaga.

Sutradara Iqbal Rais sukses membangun atmosfer kehidupan remaja masa sekarang. Baiknya, film ini punya kans besar memikat penonton SMP-SMA-Kuliah.

Buat penonton dewasa, ada 2 kemungkinan: menganggap film ini lebay, atau menjadikannya flashback saat masa SMA dulu. Pasti pernah, dong, merasakan fase jomblo-punya pacar-putus cinta yang dialami Bara?

Images credit: Rapi Films

(ray/ade)

{JaThumbnail off}

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Apa solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan hidup Marshanda?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    14 %
    Tetap menjadi motivator
    428 respon
  2.  
    23 %
    Berhenti menjadi artis
    698 respon
  3.  
    52 %
    Berobat ke Rumah Sakit
    1.528 respon
  4.  
    11 %
    Pindah ke luar negeri
    344 respon

Total Respon: 2.998
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft