Wed, 16 Jan 2013 11:30:33 GMT | By Editor Abdul Rahman, tabloidbintang.com

"Mika", Film Tentang Ketulusan Cinta Penderita Skoliosis dan Pengidap HIV/AIDS

Film ini bercerita tentang kisah cinta seorang cowok pengidap virus HIV/AIDS, Mika (Vino G. Bastian) dan seorang gadis remaja bernama Indi (Velove Vexia).


"Mika", Film Tentang Ketulusan Cinta Penderita Skoliosis dan Pengidap HIV/AIDS

FILM baru berjudul Mika siap edar di bioskop tanah air.

Film ini bercerita tentang kisah cinta seorang cowok pengidap virus HIV/AIDS, Mika (Vino G. Bastian) dan seorang gadis remaja bernama Indi (Velove Vexia).

Perkenalan di antara keduanya, seiring perjalanan waktu berhasil memekarkan bunga cinta. Namun sayang, keduanya menderita penyakit cukup serius. Mika mengidap penyakit HIV/AIDS. Sementara Indi menderita kelainan tulang belakang hingga harus dipapah dengan besi penyangga tubuh (brace).

Kehadiran Mika dalam kehidupan Indi berhasil membuat ia bersemangat. Hari-harinya kembali diselimuti kegembiraan, setelah sebelumnya hidup Indi selalu dalam keadaan tertekan akibat penyakit yang diderita.

Tak hanya itu, kehadiran Mika dalam kehidupan Indi perlahan membuatnya sembuh dari penyakit yang dideritanya sejak SMP itu. Besi penyangga tubuh (brace) yang awalnya dikenakan selama 23 jam setiap hari rupanya sudah bisa dilepas.

Di saat Indi mulai sembuh dari penyakitnya, namun tak demikian dengan Mika, penyakit dia malah semakin parah. Ia bahkan, tak mau bertemu Indi setelah merasa tak sanggup lagi bertahan hidup. Cahaya hidupnya semakin meredup.

Indi merasa sangat terpukul karena telah benar-benar merasakan ketulusan cinta dan kasih sayang Mika. Di mata Indi, Mika adalah malaikat tanpa sayap yang membangunkan ia dari mimpi gelapnya. Mika bagaikan pelita yang menerangi hidup Indi untuk terus maju

mengalahkan keterbatasan kesehatannya.

Puncak konflik dari film ini terjadi pada saat orang-orang di sekitar Indi tahu soal hubungannya dengan Mika, penderita HIV/AIDS. Ayah dan ibunya tentu tak ingin anak semata wayangnya memadu asmara dengan orang yang telah divonis sebagai pengidap penyakit mematikan itu.

“Pesannya di film ini untuk ngajarin anak muda jangan sampai terjebak di narkoba,” ungkap Dallas Pratama,salah satu pemain kepada tabloidbintang.com usai press screening film Mika di Lippo Mall, Kemang Village, Jakarta Selatan, Selasa (15/1) malam.

Menurut pemain Film Taring”itu, film yang diproduksi oleh Investasi Film Indonesia dan First Media Productions tersebut memberi pesan untuk menjauhi narkoba, seks bebas, namun tidak menjauhi orang yang menderita penyakit tersebut.

“Kalaupun punya teman terkena AIDS atau punya kelainan penyakit, jangan dijauhi karena yang harus dijauhi penyakitnya, bukan orangnya,” tandasnya.

Mika dijadwalkan rilis Kamis, 17 Januari.

(man/ade)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Apa solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan hidup Marshanda?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    15 %
    Tetap menjadi motivator
    281 respon
  2.  
    24 %
    Berhenti menjadi artis
    447 respon
  3.  
    50 %
    Berobat ke Rumah Sakit
    919 respon
  4.  
    11 %
    Pindah ke luar negeri
    202 respon

Total Respon: 1.849
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft