
LOLA Amaria kembali bersuara lewat karyanya. Kali ini, dia berperan sebagai produser untuk film yang diberi tajuk "Sanubari jakarta".
Film yang awalnya hanya diniatkan untuk kalangan terbatas ini akhirnya melompat ke industri mainstream, dan akan tayang di bioskop mulai 12 April 2012.
Tema atau isu besar yang diangkat Lola kali ini terbilang rawan memunculkan kontroversi. Dari 10 penggalan cerita yang ada, seluruhnya berbicara tentang kominitas Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Interseks (LGBTI).
Kesepuluh cerita tersebut, salah satunya disutradarai sendiri oleh Lola, dihadirkan dari sudut pandang berbeda-beda, namun bermuara pada satu titik: penyimpangan seksual.
"Ini edukasi. Saya dan teman-teman niatnya bikin film bukannya nge-judge atau membela, tapi lebih kepada manusianya, bahwa kita juga manusia biasa yang punya hak untuk dihargai dan diterima," tutur Lola, saat jumpa pers di gedung PPHUI, Kuningan, Jakarta, Senin (9/4).
Lola optimis tak ada yang salah dengan filmnya. Terlebih, sudah melewati regulasi resmi di Lembaga Sensor Film (LSF).
"Sudah lulus sensor sejak dua minggu lalu. Ya itu memang salah satu syarat masuk ke bioskop mainstream," jelas Lola lagi.
(ari/gur)
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Supermodel yang Menjadi Ibu
- Sesi Foto ‘Great Gatsby’
- Komunitas Facebook Akan Paksa Jokowi Jadi Capres
- Eksklusif: Sehari di Korea Utara
- Negoisasi Politik dalam Segelas Bir
- Persona: Bianca Beatrice Darmawan
- Tiga Pemicu Disfungsi Ereksi Pria
- Tokoh-tokoh Olahraga Pekan Ini
- Ebi Furai
- Asteroid Raksasa Dekati Bumi 31 Mei
- Berita Terheboh Sepekan
- Renault Avantime, Keren Tapi Kurang Sukses
- Marc Marquez Rebut Start Terdepan MotoGP Prancis
- Gaya Berpakaian di Wave Gothic Festival
- Bila Hujan Dipamerkan
Iklan
poling hiburan
- Lihat
- Bagikan
campur sari











