Thu, 11 Oct 2012 13:39:39 GMT | By Editor Suyanto Soemohardjo, tabloidbintang.com

"Lenong Rumpi", Pelopor Acara Komedi dengan Gaya Baru

Komedi gaya Harry de Fretes, Ira Wibowo, Debby Sahertian, Titi DJ, Robby Tumewu, juga Ade Juwita dan Tata Dado yang populer lewat Lenong Rumpi, serta personel lain, dianggap menawarkan hal baru.


"Lenong Rumpi", Pelopor Acara Komedi dengan Gaya Baru

DI awal kelahirannya, akhir 80-an RCTI mendominasi jam tayangnya dengan acara impor. Komedi Lenong Rumpi termasuk pionir acara produk lokal yang meraih sukses di RCTI.

Pertengahan tahun 1991, ketika pertama membaca rilis acara baru RCTI yang diberi judul Lenong Rumpi, redaksi Tabloid Bintang sempat bingung. Apalagi sinopsisnya sama sekali berbeda dengan cerita lenong yang biasa tampil di TVRI. Bukan tentang tuan tanah atau centeng galak. Judulnya juga asing. Epsidoe perdana Lenong Rumpi diberi judul Halte Bis.

Makin penasaran begitu tahu daftar pemainnya. Tak ada nama-nama beken dalam dunia lenong. Selain nama-nama yang sudah populer sebagai selebriti (tahun itu istilah ini belum dikenal), ada nama lain yang masih asing. Harry de Fretes, motor Lenong Rumpi, ketika itu belum dikenal sebagai selebriti. Lenong Rumpi-lah yang membuat popularitas Harry melambung seketika.

Dengan pemain yang tak berlatar belakang lenong, cerita yang berbeda, plus pendekatan komedi yang sama sekali lain dengan gaya lenong tradisional, Lenong Rumpi menawarkan sensasi baru yang sungguh segar. Kelucuan menjadi daya tarik utama tontonan ini. Rasa lucu itu makin gerr karena bukan dibawakan oleh pelawak. Humor ala Lenong Rumpi dengan isu dan idiom yang lebih kekinian, dengan segera disambut antusiuas penonton muda.

Komedi gaya Harry de Fretes, Ira Wibowo, Debby Sahertian, Titi DJ, Robby Tumewu, juga Ade Juwita dan Tata Dado yang populer lewat Lenong Rumpi, serta personel lain, dianggap menawarkan hal baru. Bukan saja temanya, tapi juga cara menyajikan.

Misalnya, Harry de Fretes dan Ira Wibowo memplesetkan acara Buletin Malam menjadi "dia bulet, saya suka keluar malam". Atau istilah member (keanggotaan) yang menurut mereka sebetulnya singkatan dari "member-ikan uang". Banyak lagi joke gaya mereka yang benar-benar bikin gerr.

Tayang seminggu sekali mulai Juni 1991, Lenong Rumpi dikontrak 13 episode (ini jumlah standar untuk kontrak satu acara). Sukses besar sejak episode perdana, kontrak pun diperpanjang menjadi 52 episode. "Setiap 13 episode, saya minta honornya naik," kata Harry de Fretes saat diwawancarai Tabloid Bintang pada tahun 2000.

Harry sebagai motor langsung merasakan dampak sukses acara besutannya. "Waktu tayang episode perdana, semua pemain sengaja nonton rame-rame di Hotel Horison dan menginap di sana. Paginya waktu berenang, saya kaget ketika orang mulai ngeliatin dan merhatiin saya. Malah, ada yang bisik-bisik sambil nunjuk-nunjuk ke saya. Wah, rasanya bangga banget," kenang Harry yang sampai kini masih dipanggil Boim, nama perannya di Lenong Rumpi.

Setelah 2 bulan tayang, Harry de Fretes dkk yang tergabung dalam Lenong Rumpi, mulai kebanjiran order. Selain diminta muncul sebagai bintang iklan, permintaan manggung juga meningkat. Puncaknya ketika dibikin versi layar lebarnya, Lenong Rumpi I dan II. "Uang yang mengalir makin banyak. Saya makin sering jalan dan hura-hura. Juga pergi belanja ke luar negeri," aku kata Harry sambil tertawa.

Era Lenong Rumpi usai, Harry muncul di acara Hari-hari Mau (antv). Tayang 2 tahun sebanyak 104 episode. Harry yang dulunya penari di Sanggar Swara Mahardika dan memulai karir akting plus melucu lewat Lenong Rumpi, sampai sekarang masih berakting. Tak hanya Harry, personel lain seperti Robby Tumewu (perancang) dan Debby Sahertian (model) juga menemukan bakat akting dan melucu lewat acara ini.

Selain pionir produk lokal yang eksis di RCTI, Lenong Rumpi juga bisa disebut sebagai pelopor untuk tontonan komedi yang tidak sepenuhnya mengandalkan pelawak. Di Lenong Rumpi memang ada pelawak, seperti Jimmy Gideon, tapi kekuatan cerita tampaknya yang lebih berperan.

Lenong Rumpi juga membuktikan selebriti bukan pelawak pun bisa melucu kalau diberi ruang yang tepat. Menawarkan hal baru dan berbeda, unik, itulah kekutan Lenong Rumpi.

Duh, jadi kangen nonton Lenong Rumpi....

(yb/ade)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Apa solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan hidup Marshanda?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    14 %
    Tetap menjadi motivator
    391 respon
  2.  
    24 %
    Berhenti menjadi artis
    642 respon
  3.  
    51 %
    Berobat ke Rumah Sakit
    1.366 respon
  4.  
    11 %
    Pindah ke luar negeri
    299 respon

Total Respon: 2.698
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft