
ALKISAH di sebuah desa, tinggallah seorang gadis cantik bernama Bawang Putih.
Bawang Putih tinggal bersama ayah, ibu, dan saudara tirinya, Bawang Merah. Pada suatu hari, Bawang Putih tidak sengaja menghilangkan kebaya kesayangan ibu tirinya saat mencuci di tepi sungai. Ibu tirinya murka bukan main. Ternyata kebaya itu hanyut dan ditemukan seorang nenek sihir yang begitu disegani dan ditakuti.
Mampukah Bawang Putih membujuk nenek sihir agar mengembalikan kebaya kesayangan ibu tirinya itu?
Siapa yang tak kenal dengan kisah tadi? Legenda “Bawang Merah Bawang Putih” telah menjadi cerita rakyat sekaligus dongeng anak-anak yang cukup populer. Kisah kebaikan hati Bawang Putih yang tetap berbakti kepada ibu dan sudara tirinya yang jahat, menjadi pesan bagi para kanak-kanak untuk tetap membalas kejahatan dengan kebaikan dan hati yang ikhlas.
Mengisi musim liburan sekolah, legenda ini kembali ditampilkan dalam sebuah pementasan teater musikal anak. “Bawang Merah Bawang Putih” merupakan hasil kreasi Tiara Josodirdjo dan Dedy Koswara selaku Produser Eksekutif dan disutradarai oleh Adjie N.A. Lakon ini diperankan oleh sejumlah seniman pentas, termasuk di antaranya para seniman dari Teater Peqho dan pemain anak-anak yang menggemaskan namun telah piawai tampil di atas panggung.
Tampil membawakan dongeng anak yang ringan dan penuh keceriaan, bukan berarti “Bawang Merah Bawang Putih” sepi dari aktor dan aktris berbakat.
Karakter Bawang Putih yang cantik dan baik hati diperankan oleh Eriska Rein, aktris yang sempat membintangi film Negeri 5 Menara. Dalam pementasan musikal ini, Eriska juga menyumbangkan suara jernihnya melalui beberapa lagu. Eriska beradu peran dengan Christina Angelia Simbolon sebagai Bawang Merah dan Aimee Saras sebagai ibu tiri.
Bagi Aimee, ini bukan kali pertamanya mementaskan teater musikal. Wanita yang kini lebih dikenal sebagai penyiar Metro TV itu sempat tampil di Broadway, dalam lakon “Miss Saigon”.
Bagi Anda yang gemar menonton ajang pencarian bakat Akademi Fantasi Indosiar (AFI), pasti familiar dengan salah satu pemeran teater musikal ini. Mickey Octapatika, grand finalis AFI 2003 mengisi slot karakter ayah Bawang Putih dengan cukup apik. Sedangkan untuk sosok Nenek Mengkudu, sang nenek sihir yang menyeramkan, diperankan oleh Tina Simandjuntak, yang sempat tampil dalam “Phantom of the Opera” di Jakarta tahun 2000 lalu.
“Bawang Merah Bawang Putih” dipentaskan di Teater Nusa Indah, Balai Kartini, Jakarta, Kamis (28/6) lalu. Teater musikal ini merupakan bagian dari rangkaian program “Kampoeng Anak Indonesia” (KA’IN), pameran yang memperkenalkan beragam budaya tanah air bagi anak-anak. Dalam pameran ini, terdapat diorama rumah adat dari Jawa, suku Dayak, dan Toraja, pakaian tradisional, seni tari, alat musik, santapan kuliner, sampai permainan tradisional dari seluruh nusantara.
“Kampoeng Anak Indonesia” digelar pada 29 Juni sampai 1 Juli 2012 di Kartika Expo, Balai Kartini Jakarta. Yuk, ajak si kecil belajar budaya nusantara!
(rere/ade)
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Dada Indah Christina Aguilera
- 4 Polwan Cantik Pelanggar Hukum
- Persona: Bianca Beatrice Darmawan
- Tundukkan Real, Atletico Juara Copa del Rey
- Helen Flanagan Model FHM Terseksi 2013
- 10 Tujuan Wisata "Gelap" di Dunia
- 20 Atlet Termahal di Dunia
- Festival Bagi Penggemar Star Wars
- Wanita-wanita Cantik Fathanah
- Generasi Termuda Xbox
- Meraih Kenikmatan Sempurna dari Teh Jepang
- 'Skywhale' Balon Monster di Langit Australia
- Audi A3 Saloon Terbaru
- Hindari 8 Makanan ini Saat Diare
- Jeritan Mengerikan Perempuan
Iklan
poling hiburan
- Lihat
- Bagikan
campur sari











