
Starvision yang baru saja memenangi persaingan film Lebaran lewat Perahu Kertas (PK) rupanya tak sabar menghajar September dengan produk teranyar. Test Pack (TP), yang edar 6 September.
Judul ini diadaptasi dari novel berbanderol sama, karya Ninit Yunita. Monty Tiwa (35) diserahi tugas Chand Parwez Servia (53) untuk menyangga proyek ini. Pertama kali membaca novelnya, Monty tersentuh. Cerita gubahan Ninit mengena di hati. “Saya dan istri sudah menikah delapan tahun. Selama itu pula Tuhan belum memercayakan momongan. Persis nasib pasangan Rahmat dan Tata dalam novel ini,” aku sutradara Keramat dan Laskar Pemimpi.
Tema TP sensitif. Khususnya bagi pasangan yang telah menahun berumah tangga namun sepi ocehan si kecil. Seketika tema ini mengikat batin Monty. “Empati mendalam membuat saya bertekad untuk mengerjakannya dengan hati-hati dan sepenuh hati,” sambungnya. Bagi Monty, tema seperti ini kerap luput dari teropong perfilman Indonesia satu dekade terakhir.
Padahal, tema keluarga kerap mengantar penonton pada pemahaman sisi kehidupan lebih nyata. Pembelajaran tentang jodoh, anak, dan ajal terasa lebih dekat saat diangkat secara serius ke layar putih. Sensitivitas tema membuat TP jadi film penting sekaligus dibutuhkan penonton. Buktinya, dalam dua pekan, trailer TP di YouTube disaksikan 135 ribu orang lebih!
Starvision dikenal cermat melihat potensi sebuah cerita. Parwez menghubungi Ninit dan suami, Adhitya Mulya (penulis naskah Jomblo-red). Mereka sepakat memberikan napas kehidupan sinematik kepada cerita yang indah ini. Bagi Parwez, TP bagai kisah berulang. Produser trilogi Get Married mengenal Adhitya sejak 2005. Begitu novel TP digelari best seller, Parwez membaca sampai tuntas. Membaca judulnya, ia sempat mengira novel ini akan vulgar. Ternyata tidak.
“Habis membaca, saya mantap ingin memfilmkan. Sayang, TP kadung diambil rumah produksi lain. Waktu itu saya berkeyakinan, kalau TP jodoh saya, dia akan kembali entah bagaimana caranya,” kenang Parwez ketika diwawancara pekan lalu. Keyakinan Parwez jadi nyata. Beberapa pekan sebelum memperkenalkan film BrokenHearts, Monty menghubunginya melalui ponsel.“Pak, ada naskah yang harus Anda baca. Ini menarik!” seru Monty dari seberang.
Beberapa hari kemudian, naskah yang dijanjikan Monty datang ke kantor Parwez. Naskah itu sudah memasuki draf kedelapan. Judulnya, Test Pack! Tanpa pikir panjang, Parwez melahap skenario itu lalu membaca lagi versi novelnya. Beberapa revisi dilakukan sampai mencapai bentuk ideal.
“Ketika membaca, saya membayangkan siapa saja yang akan tampil di film ini nantinya. Kejadiannya sama seperti Hafalan Salat Delisa. Sempat keduluan perusahaan lain lalu kembali kepada Starvision,” lanjutnya. Setelah naskah matang, Parwez bersama tim produksi menentukan para pemain. Acha Septriasa, Reza Rahadian, Renata Kusmanto, Meriam Bellina, dan Jaja Mihardja. Nama yang terpilih ini pun mengundang sejumlah pertanyaan.
Reza baru saja tampil dalam PK bulan lalu. Oktober nanti jilid kedua PK hadir. Jika ditambah TP, artinya tiga bulan berturut wajah Reza mengisi layar lebar. Belum lagi asumsi orang terhadap duet Mer dan Jaja kadung melekat pada karakter Pak Mardi dan Bu Mardi di Get Married. Untuk yang satu ini, Parwez memiliki alasan khusus.
“Reza dan Acha mampu menampilkan dialog-dialog soal hubungan suami istri dan momongan secara cerdas. Topik sesensitif ini bisa mereka mainkan tanpa kesan vulgar. Itulah sebab, keduanya terpilih memainkan karakter Rahmat dan Tata. Mer dan Jaja langsung terbayang di benak saya ketika membaca naskah. Begitu menghubungi Mer, dia setuju. Mer menjanjikan akting berbeda khusus film ini,” seru Parwez. Nantikan kejutan dari si Magma Perfilman Nasional!
(wyn/adm)
Berita Lainnya
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Tanggapan Jokowi Soal BLSM
- Banjir Besar di India
- Kostum Tenis Seksi Pippa Middleton
- 10 Tanda Hubungan Anda Adalah "Pelarian"
- Sumber Energi Yang Eksotik
- Selebriti yang Meraih Gelar Pendidikan
- Mencintai Buah Hati dari Balik Jeruji
- Yang Menakjubkan dari BMW X6
- Kemegahan Masjid Agung Sheikh Zayed
- Daging Babi Dapat Sebabkan Alzheimer
- Game-game Kejutan di E3
- 50 Pemain Terbaik di Eropa
- Radja Nainggolan Antusias Main di GBK
- Orang Ajaib di Dalam Lift
Iklan
poling hiburan
- Lihat
- Bagikan












