Mon, 18 Mar 2013 12:42:55 GMT | By Editor Panditio Rayendra, tabloidbintang.com

Bukan Mawar Tapi Melati: Comeback Sophia Muller ke Sinetron Stripping

Bukan Mawar Tapi Melati tayang mulai 18 Maret 2013, setiap hari pukul 18.00 WIB di Indosiar.


Bukan Mawar Tapi Melati: Comeback Sophia Muller ke Sinetron Stripping

MENGGANTIKAN "Tebe dan Kakak Cantik", Indosiar masih memercayakan PH “in-house” AS Productions untuk mengisi slot early primetime.

Tak berhasil di genre komedi anak, rumah produksi yang dipimpin Syaiful Drajad dan Warid AS ini menyuguhkan sebuah sinetron full drama.

Sinetron ini terbilang istimewa karena menjadi comebacknya Sophia Latjuba alias Sophia Muller ke dunia sinetron.

Berikut sinopsisnya:

Berkisah tentang Melati (Dea Imut/Dea Annisa), seorang gadis cantik dan taat beribadah. Ia lahir dari keluarga mapan. Ayahnya Ir. Muhamad Indra Kartasasmita, (Restu Sinaga) seorang pengusaha properti terkemuka di Jakarta. Sedangkan ibunya Fahira Natanegara (Sophia Latjuba/Sophia Muller), mantan peragawati terkenal yang cukup populer di zamannya.

Konon Melati mewarisi kecantikan sang ibu dan juga otak cemerlang ayahnya. Banyak pemuda jatuh cinta pada Melati. Salah satunya adalah Akbar (Kevin Julio). Tapi sampai detik itu Melati tidak tahu bahwa sebetulnya Akbar jatuh cinta kepadanya. Kelak Akbar akan menjadi sosok pelindung bagi Melati.

Sosok lemah lembut Melati memang pantas untuk dicintai. Dia gambaran gadis yang sempurna. Cantik, santun dan taat beribadah. Sebagai anak pertama dari dua bersaudara Melati sangat sayang pada adik bungsunya Fauzan (Andro). Melati dan Fauzan tumbuh dalam limpahan kasih sayang dan hujanan materi yang diberikan orang tua mereka. Tapi ternyata kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Melati harus berhadapan dengan kenyataan pahit yang memporak-porandakan kehidupan remajanya.

Sebuah peristiwa tragis telah merenggut nyawa ayah dan ibunya. Pesawat terbang yang ditumpangi orang tua Melati dikabarkan menabrak gunung. Semua penumpangnya diperkirakan tewas. Musibah tersebut membuat Melati dan adiknya terpukul. Kini mereka menjadi yatim piatu dii tengah harta warisan peninggalan orang tua.

Tak lama setelah itu tiba-tiba saja Melati kedatangan penghuni baru di rumahnya. Om Farhan (Lucky Hakim) adalah adik kandung almarhum ayah Melati. Dia memboyong isterinya Tante Amara (Indah Kalalo) dan anak semata wayangnya yang bernama Mawar. Om Farhan yang baik hati siap menjadi wali untuk Melati dan adiknya hingga mereka berusia delapan belas tahun. Sayangnya niat tulus Om Farhan tidak disambut baik oleh anak dan isterinya.

Melati yang naïf tidak pernah curiga atas niat jahat tantenya, Amara yang terselubung dan penuh tipu muslihat. Perempuan ambisius itu kelak akan menjadi malapetaka bagi kehidupan Melati di masa depan. Berbagai intrik, provokasi hingga fitnah kerap dilancarkan Amara dan Mawar. Ibu dan anak itu selalu punya berbagai cara untuk menjatuhkan Melati dan membuatnya menderita.

Mampukah Melati bertahan menghadapi cobaan dan rintangan yang datang silih berganti menghantui kehidupan remajanya?

Skenario sinetron berdurasi satu jam ini ditulis oleh Nucke Rachma, yang pernah sukses membesut Si Yoyo dan Muslimah. Duduk di sutradara, Emil G. Hampp, sutradara film-film era 90-an yang pernah mengarahkan Sophia Latjuba di sinetron Terlanjur Sayang.

Bukan Mawar Tapi Melati tayang mulai 18 Maret 2013, setiap hari pukul 18.00 WIB di Indosiar.

(ray/gur)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Siapa selebriti yang cantik dalam berhijab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    12 %
    Marshanda
    811 respon
  2.  
    2 %
    Eddies Adelia
    147 respon
  3.  
    12 %
    Lyra Virna
    804 respon
  4.  
    41 %
    Dewi Sandra
    2.761 respon
  5.  
    9 %
    Rizty Tagor
    575 respon
  6.  
    11 %
    Oki Setiana
    711 respon
  7.  
    13 %
    Nuri Maulida
    851 respon

Total Respon: 6.660
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft