Tue, 25 Oct 2011 22:20:27 GMT | By Editor Panditio Rayendra, tabloidbintang.com

Mujhse Fraaandship Karoge, Film Facebook Rasa Bollywood

Tampilan MFK-pun sangat modern, dari segi setting, gaya busana sampai klip lagu. Hanya ada 5 lagu di film ini. Itu pun tidak menggunakan musik khas India


Mujhse Fraaandship Karoge, Film Facebook Rasa Bollywood

UNTUK kesekian kalinya Facebook menjadi ilham sebuah film.

Hollywood punya The Social Network yang mengupas sejarah kelahiran Facebook. Sineas Indonesia juga memakai situs ciptaan Mark Zuckerberg itu sebagai ide cerita film I Know What You Did On Facebook dan Setan Facebook.

Bollywood tak ketinggalan. Ada film Mujhse Fraaandship Karoge (MFK), berkisah tentang dusta dan cinta yang terjalin melalui Facebook. MFK, yang artinya Maukah Berteman Denganku?, mengambil tema kehidupan anak kuliah, lengkap dengan stereotip kelompok mahasiswa keren-populer dan kelompok pintar-tak populer.

Imej mahasiswa populer dimiliki oleh Rahul (Nishant Dahiya), rocker kampus ganteng yang diidolakan gadis-gadis, dan Malvika (Tara Dsouza), cewek seksi yang jadi impian para mahasiswa. Sementara karakter yang mewakili sosok pintar tapi tak populer adalah Vishal (Saqib Saleem) dan Preity (Saba Azad).

Vishal adalah sahabat Rahul. Vishal yang selama ini menciptakan lagu-lagu yang dinyanyikan Rahul. Sedangkan Preity, cewek dengan hobi fotografi yang juga sahabat Malvika. Malvika yang orangtuanya bermukim di luar negeri, tinggal bersama Preity dan ibunya.

Vishal menaruh hati pada Malvika. Diam-diam Vishal memakai akun Facebook milik Rahul untuk meng-add Malvika sebagai teman. Malvika menanggapi biasa-biasa saja. Menurutnya, cowok yang mengajak berkenalan via Facebook tidak gentle. Ia bahkan mau meng-ignore friend request dari “Rahul”, tapi tanpa sepengetahuan Malvika, Preity yang kesengsem pada pesona Rahul malah meng-accept akun “Rahul”.

Bisa ditebak, akun “Rahul” (yang sebenarnya dipakai Vishal) dan akun “Malvika” (yang dikelola Preity) menjalin komunikasi akrab melalui menu chatting dan inbox Facebook. Obrolan keduanya sangat nyambung. Tentu Vishal dan Preity tidak tahu bahwa yang mereka hadapi bukanlah Malvika dan Rahul yang sebenarnya.

Padahal di kampus, Rahul dan Preity bak Tom dan Jerry. Keduanya selalu berbeda pendapat. Seperti ketika kampus mereka hendak merayakan hari jadi yang ke-25. Vishal menyarankan pada dosen untuk membuat opera tentang kisah cinta alumni kampus. Sementara gagasan Preity, menggelar pameran dokumenter foto tentang sejarah kampus.

Dosen akhirnya memutuskan menggabungkan ide Vishal dan Preity: membuat dokumenter foto tentang kisah cinta alumni kampus yang kini tak muda lagi. Dalam prosesnya banyak keributan terjadi, karena Vishal dan Preity memiliki jalan pikiran berbeda. Namun ketika asyik dengan HP atau laptop masing-masing, Vishal dan Preity selalu tersenyum sendiri karena mengira sedang chatting dengan pujaan hati.

Masalah dimulai setelah Vishal yang memakai akun Rahul mengajak Malvika kopi darat. Preity syok. Tidak ada pilihan lain selain meminta Malvika asli untuk menemui Rahul. Vishal tak kalah kagetnya waktu Malvika menerima ajakan “Rahul”. Vishal bergegas memohon Rahul untuk mau menemui Malvika. Hari H-pun tiba. Rahul-Malvika sih santai, bahkan cenderung ogah-ogahan. Namun Vishal-Preity deg-degan bukan main takut kebohongan mereka terbongkar. Vishal dan Preity tidak sadar bahwa sebenarnya Rahul-Malvika merasa klik setelah bertemu.

Bagaimana ya kesudahan kisah mereka?

***

Cukup lama saya tidak menonton film India. Terakhir yang saya tonton, 3 Idiots (2009). Kalau menyebut judul-judul di akhir 90-an sampai 2000-an, sudah banyak film Bollywood yang saya tonton, baik dari VCD atau TV Nasional, seperti Kuch Kuch Hota Hai, Mohabbatein, Dil Hai Tumhaara, Dil Ka Rishta, Chori Chori Chupke Chupke sampai Mujhse Dosti Karoge.

Alasan saya menonton MFK karena mengira film ini memiliki korelasi dengan Mujhse Dosti Karoge. Ternyata bukan. Memang, keduanya sama-sama memanfaatkan teknologi internet. Anda tentu ingat ketika Rani Mukerjee memakai email Kareena Kapoor untuk membalas email Hrithik Roshan? MFK meramu cerita lebih kompleks dan modern. Dule e-mail sekarang Facebook. Dulu tidak cinta segitiga, kini cinta segiempat.

Yang membuat saya terkejut adalah durasinya. Biasanya film India berdurasi 2,5-3 jam. MFK hanya berdurasi 106 menit (sudah termasuk credit title). Tampilan MFK-pun sangat modern, dari segi setting, gaya busana sampai klip lagu. Hanya ada 5 lagu di film ini. Itu pun tidak menggunakan musik India (baca: dangdut). Musiknya pop modern. Klip-nya pun tidak berguling-guling di rerumputan atau hujan-hujanan, tapi dibuat layaknya klip di film Disney macam High School Musical atau Camp Rock. Sangat nge-pop.

MFK juga menjadi ajang product placement bagi sebuah perusahaan elektronik asal Korea. Lihatlah telepon selular, laptop, bahkan kamera yang digunakan tokoh-tokoh MFK, semua menggunakan merek yang sama. Sebuah produk es krim pun beberapa kali mejeng di film yang disutradarai Nupur Ashtana ini. Artis terkenal jelas bukan jualan utama MFK. Saqib Saleem dan Nishant Dahiya, 2 aktor utamanya baru pertama membintangi film.

Aktrisnya juga terbilang baru. Saba Azad baru bermain 2 film. Di film sebelumnya pun ia hanya mendapat peran kecil. Profil ketiga artis ini belum ada di situs Wikipedia. Tara D’Souza pemeran Malvika memiliki jam terbang paling tinggi. Baginya, MFK merupakan film ketiga.

MFK adalah film kedua yang diproduksi Y-Films. Belum pernah dengar? Ini adalah anak perusahaan Yash Raj Film. Penggemar film India pasti familiar dengan nama perusahaan milik Yash Raj Chopra ini, yang telah banyak menghasilkan film India sukses: Dilwale Dulhania Le Jayenge, Mohabbatein, Dil To Pagal Hai, Mujhse Dosti Karoge sampai Dhoom.

Sementara Y-Films baru diresmikan Aditya Chopra, anak pertama Yash Raj, pada April 2011 lalu. Aditya sebelumnya pernah menyutradarai beberapa film, termasuk Mohabbatein. Y-Films dibentuk untuk melahirkan wajah-wajah baru yang diharapkan bisa menjadi bintang Bollywood masa depan.

Dari segi fisik dan akting, harus diakui jajaran aktris memiliki potensi untuk menaklukkan Bollywood. Saya melihat kecantikan yang dimiliki Saba dan Tara tidak terlalu India, tapi lebih cantik “internasional”. Akting mereka pun cukup meyakinkan.

Sementara para aktor, memiliki kekurangan dan kelebihan. Saqib tidak terlalu ganteng, namun aktingnya mampu membuat saya ikut merasakan emosi Rahul. Sebaliknya, Nishant memiliki wajah rupawan, dan tubuh atlentis, tapi baik ekspresi wajah dan gestur tubuh masih datar dan kaku.

Meski bukan pemain utama, sosok Hacky yang dibawakan Prabal Panjabi mungkin berkesan buat Anda. Hacky adalah sahabat Vishal dan Rahul, karakter yang tidak penting tapi kemunculannya mampu mengundang tawa.

MFK mendapat respon cukup baik dari kritikus India. Baik Movie Talkies dan Glamsham memberi 3,5 dari 5 bintang. Secara box-office penjualannya biasa-biasa saja, meski untuk film yang dirilis di minggu yang sama MFK mengumpulkan pendapatan tertinggi.

(ray/ade)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Film apa yang kalian tunggu di awal 2014?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    28 %
    Captain America 2 - 4 April 2014
    1.331 respon
  2.  
    32 %
    Amazing Spider-Man 2 - 2 Mei 2014
    1.488 respon
  3.  
    12 %
    Godzilla - 16 Mei 2014
    591 respon
  4.  
    28 %
    X-Men: Days of Future Past - 23 Mei 2014
    1.359 respon

Total Respon: 4.769
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft