Tue, 19 Jun 2012 15:13:32 GMT | By Editor Panditio Rayendra, tabloidbintang.com

"Air Mata Ummi" Mendapat Respon Hangat di Episode Pertama

Episode perdana sinetron Air Mata Ummi mendapat sambutan hangat


"Air Mata Ummi" Mendapat Respon Hangat di Episode Pertama

EPISODE perdana sinetron Air Mata Ummi mendapat sambutan hangat dari pemirsa TV.

Rating sinetron yang tayang di RCTI ini menduduki 5 besar. Apa yang membuat sinetron ini langsung mencuri perhatian di episode pertama? Alur cerita terbilang cepat. Baru episode awal, penonton langsung disuguhi konflik berat.

Segmen pertama dibuka dengan adegan Ummi Salamah (Widyawati) yang sedang syuting acara siraman rohani di studio TV. Perasaan Ummi tidak enak, membuatnya kehilangan konsentrasi di tengah pengambilan gambar. Benar saja, putri bungsunya yang bernama Alya (Nimaz Dewantary) mengalami kecelakaan saat hendak meninggalkan diskotik.

Adegan yang amat kontras pun tersaji; Ummi tengah memberi ceramah bahaya minuman keras, sementara putrinya sedang pesta miras hingga mabuk. Konflik lain pun berdatangan. Haikal (Atalarik Syach), putra sulung Ummi yang berprofesi sebagai ustadz, bersama Sabrina (Tsania Marwa), istrinya, datang ke rumah sakit bukannya segera menengok Alya atau mendampingi Ummi, malah sibuk melayani kamera infotainment (seolah menyindir sosok ustadz masa kini yang lebih kerap tampil di infotainment).

Haikal bahkan memaksa ibunya berbohong soal penyebab kecelakaan Alya, demi nama baik mereka sebagai ustadz dan ustadzah. Belum lagi sosok Eti (Enno TB) yang menghasut ibu-ibu kompleks agar membenci Ummi. Tujuan Eti; menghancurkan popularitas Ummi, agar popularitas suaminya, Ustadz Baran (Eddie Riwanto), bisa melejit.

Tak sampai di situ, pihak stasiun TV pun menyampaikan rencana mereka untuk menggantikan Ummi Salamah, karena citra ustadzah itu sudah tercoreng di mata masyarakat.

Berbeda dengan sinetron religi lain yang menyampaikan dakwah dengan contoh perbuatan di kehidupan sehari-hari, atau malah mengambil latar pesantren dalam cerita, Air Mata Ummi lebih menonjolkan sentuhan drama keluarga. Sejatinya, problema keluarga Ummi bisa dialami oleh siapa pun. Namun di Air Mata Ummi, konflik ini menimpa keluarga seorang janda yang dikenal sebagai pemuka agama.

Sinetron ini disutradarai oleh H. Ahmad Yusuf, dan skenarionya ditulis oleh Yanti Puspitasari. Yanti dan Yusuf sebelumnya dikenal sebagai penulis dan sutradara Multivision Plus. Mereka pernah berkolaborasi dalam sinetron Ramadhan Doaku Harapanku (Krisdayanti, Dicky Wahyudi), dan Doa Membawa Berkah (Anjasmara, Tamara Bleszynski).

Coba Anda ingat cerita sinetron Ramadhan tahun 1998, Doaku Harapanku. Tentang sosok wanita yang disiksa oleh mertuanya. Setelah suami meninggal dan wanita ini dapat semua warisan, si mertua tak terima dan memasukkan wanita ini ke rumah sakit jiwa. Cerita ini sebenarnya juga bisa dialami oleh siapa pun. Namun karakter utama yang diceritakan taat beragama, lagu tema Islami, dan tayang di bulan puasa, membuat orang menyebut Doaku Harapanku sebagai sinetron religi.

Air Mata Ummi, meski sentuhan dramanya kuat, unsur religinya lebih kental dari Doaku Harapanku. Terlihat dari dialog yang diucapkan Ummi, terdengar begitu dalam, seperti: “Kehidupan diciptakan untuk menguji manusia,” atau “Lebih baik hancur di dunia, daripada hancur di akhirat.”

Memakai rumusan sinetron Ramadhan akhir 90-an/awal 2000-an, plus mengikuti tren di mana pemirsa TV sedang suka sinetron yang memasang pemain senior sebagai pemeran karakter utama, membuat Air Mata Ummi langsung menempati posisi 5 acara TV yang paling banyak ditonton (ABC 5+), dengan TVR 3,9 dan share 16,6, pada hari Senin (18/6).

Widyawati, dengan pengalaman akting yang kuat tapi jarang main stripping (ini kali ke 2--red), pilihan yang tepat. Sama halnya ketika SinemArt memasang Mat Solar sebagai pemeran utama Tukang Bubur Naik Haji The Series. Pemain muda masih diperlukan, tapi tidak terlalu dominan.

Masih terlalu dini menebak Air Mata Ummi bakal bertahan lama atau tidak. Namun jika dilihat beberapa bulan belakangan banyak sinetron RCTI yang berumur pendek, TVR dan share yang diraih tayangan perdana Air Mata Ummi terbilang istimewa.

(ray/yb)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Apakah Camelia Malik dan Harry Capri Pantas Bercerai?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    56 %
    Ya
    11.031 respon
  2.  
    44 %
    Tidak
    8.994 respon

Total Respon: 20.430
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft