Wed, 20 Jun 2012 23:47:16 GMT | By Editor Panditio Rayendra, tabloidbintang.com

“Mama Minta Pulsa”, Nikita Mirzani Vs. Mak Lampir

Konten horor di MMP hanya sekitar 30 persen. Sisanya, banyolan dan adegan slapstick yang membuat Anda tertawa sampai sakit perut.


“Mama Minta Pulsa”, Nikita Mirzani Vs. Mak Lampir

SELAMA 2 tahun terakhir, SMS mama minta pulsa menjadi salah satu modus penipuan yang memakan banyak korban.

Penipu biasanya mengirim SMS kepada korban dengan mengaku sebagai ibu korban yang sedang di rumah sakit karena kecelakaan, dan minta dikirimi pulsa, namun dengan nomor yang tidak dikenal.

Meski memakai judul Mama Minta Pulsa, film produksi Rapi Films – Movieight ini tidak mengangkat fenomena tindak kriminal yang sedang marak itu. Dari poster dan tagline Mama Minta Pulsa (selanjutnya disingkat MMP) yang berbunyi “Kalau Gak Dikasih, Mama Minta Nyawa”, Anda tentu berpikir film ini bergenre horor. Benarkah begitu?

MMP berkisah tentang Umar (Daus Sparo) dan Said (Opie Kumis), asisten pelatih satpam yang menemukan HP di area camp pelatihan satpam. HP dan SIM Card masih dalam keadaan aktif. Sebuah SMS masuk, berbunyi “Mama Minta Pulsa”. Umar yang membalas dengan candaan, malah menerima SMS “Kalau gak dikasih, mama minta nyawa.” Mereka dikejutkan dengan sosok Mak Lampir (Farida Pasha) yang tiba-tiba muncul dan mengucapkan kalimat yang sama; “Mama minta pulsa. Kalau tidak dikasih, mama minta nyawa!”

Ketakutan, Umar langsung membuang HP itu. Tapi dasar nasib, setelah sempat berganti pemilik, HP itu akhirnya berpindah tangan ke Tino (Kikky Rizky), salah satu calon satpam yang ikut pelatihan di camp tempat Umar dan Said bekerja. Baik Tino, dan beberapa calon satpam pun diteror Mak Lampir yang meminta pulsa.

Carolina (Nikita Mirzani), komandan satpam yang tegas awalnya tidak percaya dengan aduan asisten dan anak didiknya. Sampai Mak Lampir bergentayangan di ruangannya.

Sebenarnya apa tujuan Mak Lampir meminta pulsa?

***

Poster dan tagline boleh seram, tapi percayalah konten horor di MMP hanya sekitar 30 persen. Sisanya, banyolan dan adegan slapstick yang membuat Anda tertawa sampai sakit perut. Melihat anggota calon satpamnya saja sudah bikin ketawa. Ada calon satpam perempuan dengan ukuran tubuh XXL, ada satpam seksi yang diperankan Shinta Bachir dan Kartika Putri, ada juga satpam banci yang dimainkan Gary Iskak.

Meski bukan pemeran utama, kehadiran Gary lebih mencuri perhatian jika dibandingkan Nikita atau Farida yang namanya tercantum di poster. Bentuk fisik yang perkasa, lengkap dengan tato yang menghiasi tubuhnya, Gary sukses menyulap tingkah lakunya jadi banci bitchy di film ini. Tidak heran sih, mengingat di film D’ Bijis dan beberapa FTV suami Richa Novisha pernah memainkan karakter gemulai.

Parade cewek-cewek seksi juga mengisi film yang skenarionya digarap Bono Sutisno ini. Ada Shinta Bachir, Kartika Putri (Kakek-Kakek Narsis), dan Nikita Mirzani. Jika di film sebelumnya Nikita berperan jadi jelmaan Nenek Gayung yang lemah lembut dan flirty, di MMP Nikita berubah jadi cewek galak, dominan, suka teriak-teriak, dan ditakuti. Tentunya dengan seragam yang ketat, pendek, dan terbuka (memang ada seragam komandan satpam seperti itu? Jangan dipikir, yang penting seksi, kok). Banyaknya karakter dalam MMP membuatnya tak terlalu menonjol jika dibandingkan dengan penampakannya di Nenek Gayung.

Pemunculan sosok Farida Pasha yang legend justru sia-sia. Intonasi, ekspresi, dan riasan Mak Lampir sudah top markotop, namun kentalnya unsur komedi dalam MMP - dilihat dari karakter-karakter yang dihantui menunjukkan mimik ketakutan komedik, tidak serius - membuat aura horor Mak Lampir lenyap begitu saja.

Ide untuk mengangkat kehidupan pelatihan calon satpam juga patut diapresiasi. Mengingat banyak horor-komedi berkisah tentang hantu yang meneror sekelompok mahasiswa (tidak jelas kuliah jurusan apa dan di kampus mana) sudah terlalu sering diangkat. Intinya, film karya sutradara Nuri Dahlia (Nenek Gayung, Kakek Cangkul) ini recommended buat Anda yang mencari film komedi slapstick tanpa mikir.

Sama halnya Kakek Cangkul yang muncul di ending Nenek Gayung, yang akhirnya dibuatkan film sendiri, closing MMP menampilkan adegan salah satu karakter menerima SMS berbunyi: papa minta pulsa! Siap-siap deh diteror Papa Minta Pulsa--jika MMP sukses tentunya.

Foto foto: dok Rapi Films/Movieight

(ray/ade)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Apa solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan hidup Marshanda?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    14 %
    Tetap menjadi motivator
    624 respon
  2.  
    23 %
    Berhenti menjadi artis
    1.052 respon
  3.  
    52 %
    Berobat ke Rumah Sakit
    2.375 respon
  4.  
    11 %
    Pindah ke luar negeri
    558 respon

Total Respon: 4.609
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft