Mon, 30 Jan 2012 16:14:17 GMT | By Editor Ade Irwansyah, tabloidbintang.com

10 Film Hollywood yang Batal Jadi Franchise

Beberapa film ini mungkin favorit Anda, tapi apa daya Hollywood tak berniat melanjutkan kisahnya.


10 Film Hollywood yang Batal Jadi Franchise

FRANCHISE. Di Hollywood, kata ini berarti uang. Maksudnya, film yang beranak pinak dan menghasilkan uang.

Hollywood sedang gandrung bikin franchise. Sebuah film yang sukses kemudian beranak pinak, dibuatkan sekuel atau prekuel. Bila perlu franchise berumur panjang hingga puluhan tahun seperti James Bond yang sudah diperankan lebih dari 5 orang. Atau Batman yang dibuat berkali-kali dengan berbagai pendekatan oleh sutradara berbeda.

Tapi, tak semua film akhirnya beranak pinak. Ada film-film yang semula diniatkan sebagai franchise tapi pada kenyataannya film pertamanya tak sukses. Alhasil, film-film tersebut batal jadi franchise.

Nah, apa saja film-film yang batal jadi franchise itu?

Silakan mencari jawabnya dari daftar yang kami salin dari situs Hitfix. Kami ambil 10 dari 20 film yang disebut Hitfix yang rilis pada dekade 2000-an. Kami buat daftar ini berdasarkan tahun rilis. Beberapa film ini mungkin favorit Anda, tapi apa daya Hollywood tak berniat melanjutkan kisahnya.

Battlefield Earth (2000)Film ini jadi mimpi bagi John Travolta yang seorang penganut Scientology taat. Battlefield Earth adalah novel karya pencipta agama itu, L Ron Hubbard. Tidak ada studio Hollywood yang mau bertaruh berinvestasi membuat film ini. Akhirnya, ada dana dari luar negeri mengalir menyelamatkan Battlefield Earth tetap terwujud. Kenapa Batal Jadi Franchise? Hasil film ini lebih buruk dari bayangan orang. Film ini dicela di mana-mana dan dari seluruh dunia hanya AS$ 30 juta padahal budjet-nya AS$ 44 juta. Travolta semula sudah menyiapkan sekuelnya, tapi berbagai kekacauan yang dihasilkan film pertama membuat semuanya berantakan.

Lemony Snicket’s a Series of Unfortunate Events (2004)Didasarkan dari buku anak populer, film ini sepertinya bakal gampang meraih sukses. Apalagi film ini punya Jim Carrey yang tenar dan sering mendatangkan uang dari film-filmnya. Kenapa Batal Jadi Franchise? Kritikus film menyukainya. Begitu juga penonton. Akhirnya film ini meraih box office. Tapi produsernya tetap kurang senang karena film dari novel anak-anak ini tidak mencapai kesuksesan se-level dengan Harry Potter. Juga, diketahui penulis cerita aslinya Daniel Handler tidak terlalu suka dengan hasil akhir filmnya. Masih ada buku-buku kisahnya untuk diadapatasi ke film, dan sekuelnya masih mungkin dibuat. Tapi, rasanya, pendekatan dan gayanya akan beda dengan film pertama.

Sahara (2005)Diangkat dari novel serial Dark Pitt karya Clive Cussler, Sahara digadang-gadang jadi versi modern kisah Indiana Jones. Film bertema mirip-mirip, National Treasure yang sukses setahun sebelumnya membuat proyek film ini sepertinya menjanjikan. Kenapa Batal Jadi Franchise? Bintang kelas A macam Matthew McConaughey dan Penelope Cruz gagal membuat orang berduyun-duyun ke bioskop. Dengan budget AS$ 160 juta, film ini hanya mengumpulkan AS$ 120 juta dari seluruh dunia. Kisruh hukum antara Cussler dengan produser film ini juga tak mengangkat pamor filmnya.

Eragon (2006)Di tengah demam Harry Potter, Fox bernafsu membeli hak memfilmkan novel fantasi karya Christopher Paolini ini.Kenapa Batal Jadi Franchise? Dengan budget AS$ 100 juta, Eragon berada di luar harapan dengan penghasilan AS$ 75 juta di Amerika saja dan AS$ 250 juta dari seluruh dunia. Sambutan dingin dari penonton membuat masa depan film ini terbengkalai.

The Golden Compass (2007)Setelah sukses film-film yang diangkat dari kisah fantasi seperti Harry Potter, Lord of the Rings, dan The Chronicles of Narnia, Hollywood mencari novel apa yang bisa diangkat ke film. The Golden Compass buku petama dari trilogi His Dark Materials yang ditulis Philip Pullman jadi pilihan. Kenapa Batal Jadi Franchise? Kritikus terbelah, ada yang suka dan tidak. Hasil box office-nya pun sedang-sedang saja (AS$ 70 juta). Filmnya juga mendatangkan kontroversi di kalangan penganut Katolik (kisah aslinya dianggap anti-Kristus) dan juga kaum sekuler (justru karena soal agama itu dibuang dari filmnya). Tak mau kontroversi berkembang jauh, proposal film kedua dan ketiga ditunda hingga kini.

Speed Racer (2008)Siapa yang bisa menolak Wachowski Bersaudara. Sukses The Matrix membuat duo bersaudara yang nyentrik ini jadi anak emas Hollywood. Mereka, sepertinya jadi pilihan tepat untuk menghidupkan kisah anime jadul Speed Racer menjadi film yang bercita rasa tinggi. Kenapa Batal Jadi Franchise? Film ini diemohi kritikus film dan dijauhi penonton film. Gaya visualisasinya diangap kekanak-kanakan dan tak sesuai dengan tema film-film box office masa itu yang umumnya berat, gelap, penuh makna filosofis untuk direnungkan (The Dark Knight, Hancock, Wall-E). Meski demikian, filmnya tetap punya pengikut setia dan ditakdirkan jadi film cult. Tapi, bukan itu tujuan dari produser. Mereka tentu lebih ingin filmnya jadi sukses besar.

The Spiderwick Chronicles (2008)Salah satu kisah fantasi yang lahir saat demam Harry Potter, The Spiderwick Chronicles memiliki semua unsur untuk jadi film fantasi sukses--protagonis yang membuat kita terikat, ada makhluk khalayali, kisah yang komplet.Kenapa Batal Jadi Franchise? Walau dipuji, hasil box office film ini tak cukup besar. Angka AS$ 160 juta dari pendapatan di seluruh dunia memang menutupi budget AS$ 90 juta, tapi tidak cukup meyakinkan produser film ini meneruskan kisahnya dengan film berikut. The Spirit (2008)The Spirit adalah komik klasik karya Will Eisner yang sering disebut sebagai Bapak Novel Grafis. Filmnya jadi proyek Frank Miller, yang mengotaki Sin City dan 300. The Spirit juga punya bintang keren (Samel L. Jackson salah satunya). Film ini digadang sebagai Sin City versi lampau (period movie). Kenapa Batal Jadi Franchise? Apa yang dianggap keunggulan The Spirit (yakni cerita masa lampaunya), malah jadi kelemahannya. Kisahnya yang mengambil masa lalu kurang diakrabi penonton modern. Penyutradaraan Miller kemudian juga tak jelas juntrungannya antara ingin memuaskan pecinta berat atau audiens kebanyakan. Hasilnya, The Spirit mendapat pukulan telak para kritikus, dan proyek film ini tak dilanjutkan lagi.

Jonah Hex (2010)Jonah Hex adalah tipe super hero yang tak biasa. Sejak lama, tokoh komik ini punya pengikut setia dan penerbitan kembali di tahun 2000-an membuat komiknya semakin dipuji kritikus. Jadi, siapa yang tak tergoda membuat filmnya.Kenapa Batal Jadi Franchise? Aduh! Cuma dapat AS$ 10 juta dari peredaran di Amerika saja, padahal ongkosnya hampir 5 kali dari itu. Filmnya memang mimpi buruk. Para aktor-aktrisnya (Megan Fox, John Malkovich, Josh Brolin) terlihat tak berharap filmnya bakal bagus. Hasilnya, walau berdurasi 81 menit saja, filmnya terasa lama sekali.

Prince of Persia: The Sands of Time (2010)Dengan segala eksotika cerita, dan mengikuti rumusan film sukses, Disney dan produser Jerry Bruckheimer berharap film yang diangkat dari video game sukses ini akan menjadi the next Pirates of the Caribbean. Kenapa Batal Jadi Franchise? Sebetulnya, produser film ini untung. Dengan budjet AS$ 200 juta, penghasilannya AS$ 300 juta. Tapi, reaksi kritikus dan penonton yang kebanyakan tak suka film ini usai menonton membuat produser takut untuk melanjutkan kisahnya.

(ade/ade)

Iklan

poling hiburan

Siapa selebriti yang cantik dalam berhijab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    12 %
    Marshanda
    830 respon
  2.  
    1 %
    Eddies Adelia
    150 respon
  3.  
    12 %
    Lyra Virna
    814 respon
  4.  
    42 %
    Dewi Sandra
    2.821 respon
  5.  
    9 %
    Rizty Tagor
    594 respon
  6.  
    11 %
    Oki Setiana
    728 respon
  7.  
    13 %
    Nuri Maulida
    860 respon

Total Respon: 6.797
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft