Fri, 30 Dec 2011 17:23:59 GMT | By Editor Renny Y. Adystiani, tabloidbintang.com

KALEIDOSKOP 2011, 5 Desainer Indonesia Paling Fenomenal Tahun 2011

Tahun 2011 menjadi tahun penuh gemerlap bagi dunia fashion Indonesia. Tak hanya event-event tahunan seperti Jakarta Food & Fashion Festival serta Jakarta Fashion Week yang kembali digelar, wajah-wajah baru di jagad mode pun semakin bermunculan.


KALEIDOSKOP 2011, 5 Desainer Indonesia Paling Fenomenal Tahun 2011

TAHUN 2011 menjadi tahun penuh gemerlap bagi dunia fashion Indonesia. Tak hanya event-event tahunan seperti Jakarta Food & Fashion Festival serta Jakarta Fashion Week yang kembali digelar, wajah-wajah baru di jagad mode pun semakin bermunculan.

Perkembangan dunia fashion tanah air yang semakin membuncah, membuat harapan untuk menjadikan Jakarta sebagai salah satu kota pusat mode dunia, bukan hal yang mustahil. Kreativitas para desainer yang tak kalah dengan para maestro internasional, mampu menyandingkan Jakarta bersama Paris, New York, hingga Milan.

Melirik kembali kondisi dunia mode tanah air, kami memilih lima sosok paling fenomenal tahun ini. Beberapa di antaranya bukan pemain baru, tapi mampu mempertahankan eksistensi dan inovasinya dalam merangkai kain menjadi kanvas imajinasi.

5. Auguste Soesastro

Label pertamanya, KRATON Auguste Soesastro, diluncurkan di New York tahun 2008 lalu. Kota New York juga menjadi saksi peragaan busana perdananya dalam 2009 Fall Couture and Pret-a-Porter. Meluncurkan debutnya di salah satu pusat mode dunia, bukan satu-satunya kelebihan lelaki blasteran Jawa, Cina, Arab, dan Belanda ini. Dalam berkarya, Auguste selalu mengetengahkan konsep 'fashion vegetarian'.

Bagi alumnus Australian National University itu, fashion tak hanya melulu tentang mempercantik diri, namun juga menjaga lingkungan. Auguste selalu memilih kain dari bahan-bahan alami yang ramah lingkungan. Seperti yang dilakukannya saat membuat koleksi untuk Jakarta Fashion Week tahun ini.

Dalam koleksinya yang bertajuk 'Restu Bumi', Auguste menggunakan kain dari serat nanas. Auguste mengolah serat buah nanas menjadi 10 busana minimalis namun penuh kesan glamour. Lelaki yang sempat menuntut ilmu di Chambre Syndicale de la Couture di Paris ini juga sangat cermat dalam setiap detil karyanya.

Dalam koleksi 'Restu Bumi', Auguste menyematkan benang sutera di setiap keliman busananya masing-masing sepanjang 3 milimeter, tidak kurang dan tidak lebih.

Kesempurnaan, presisi dan kecintaan pada alam menjadikan Auguste Soesastro menempati urutan kelima dalam daftar kami.

4. Dian Pelangi

Tahun 2020, Indonesia ditargetkan menjadi kiblat busana muslim dunia. Namun impian ini nampaknya tak lama lagi akan menjadi nyata. Perempuan mungil ini menjadi salah satu desainer di garda terdepan yang akan merealisasikannya.

Dian Pelangi, menjadi anggota termuda di Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Di usianya yang kini baru genap 20 tahun, Dian tak hanya mampu menjadi kreator jajaran busana muslim paling laris, namun juga menjadi trend-setter bagi para muslimah.

Imajinasinya membuat busana muslim tak lagi kaku dan formal. Kami ambil contoh koleksi 'Russkaya Raduga' karyanya yang ditampilkan di Jakarta Fashion Week beberapa waktu lalu. Dalam koleksinya ini, Dian mengawinkan busana muslimah dengan sentuhan budaya Rusia, lengkap dengan ornamen tassel, topi ushanka, dan aksen bulu. Platform heels, blazer, dan aksesoris aneka warna tak lagi tabu untuk dipadupadankan dengan jilbab.

Kreasi Dian tak hanya menarik perhatian para fashionista tanah air. Di International Fair of the Muslim World di Paris beberapa waktu lalu, Dian terpilih sebagai desainer pembuka dalam fashion show yang diikuti desainer-desainer dari sejumlah negara.

Dengan imajinasi dan keluwesannya merakit kain, Dian mampu membuktikan bahwa fashion dan ibadah dapat seiring sejalan.

3. Ramli

Terlahir dengan nama Ramli Sarwi Gozali Kartowidjojo, lelaki 61 tahun ini bukan pemain baru di kancah mode tanah air. Busana dengan sentuhan batiknya menjadi idola banyak orang, mulai dari para fashionista hingga presiden. Kanker liver stadium 4 yang dideritanya selama beberapa tahun belakangan seolah tidak mampu menghentikan langkahnya sebagai perancang senior dengan kreativitas yang tak ada habisnya.

Di tengah jadwal kemoterapi dan berbagai pengobatan yang dijalaninya, Ramli masih sempat menggelar fashion show dalam rangka 36 tahun karirnya di industri fashion. Show yangya diselenggarakan penghujung November lalu itu menghadirkan karya-karya baru yang terinspirasi dari masa kecilnya di Anambas, kepulauan Riau.

Hanya beberapa hari setelahnya, Ramli juga memboyong koleksi rancangannya ke Barcelona, Madrid, dan sejumlah kota di Maroko untuk tampil dalam fashion show di sana.

Walau kini kepalanya plontos akibat kemoterapi berkali-kali, semangat Ramli yang tak pernah surut menjadi cerminan bagi para desainer muda tanah air.

2. Rafi Abdurrahman Ridwan

Luar biasa. Hanya itu yang bisa kami ucapkan saat menemui sosok muda bertalenta ini. Tahun 2011 menjadi pembuka karir bocah 9 tahun ini di ranah mode tanah air. Ya, Rafi merupakan desainer termuda di Indonesia (atau bahkan di dunia) dengan barisan karya yang tidak bisa disebut main-main. Sketsa desain Rafi tak bisa disejajarkan dengan coretan anak-anak lainnya, karena detail, motif, hingga aksesori ikut bermain-main di benak kakak dua orang adik ini. Koleksi busana perdananya yang bertajuk 'Echoes of Heritage' dipamerkan di hari terakhir pagelaran Jakarta Fashion Week tahun ini. Corak batik dan kombinasi warna bertubrukan di tangan bocah penyandang tunarungu itu, dipoles dan dihias hingga menjadi jajaran adibusana yang apik. Dua obsesi terbesarnya, yaitu menggelar fashion show dan bisa merasakan suara lewat operasi gendang telinga, telah terwujud tahun ini. Kebahagiaan bocah aktif ini mencapai klimaksnya di tahun 2011.

Melihat bakatnya yang luar biasa, awalnya kami berniat menempatkan Rafi di urutan pertama dalam daftar ini. Tapi kami tidak mau terburu-buru, kami masih ingin mengamati langkah Rafi berikutnya.

1. Tex Saverio

Tahun 2011, Tex Saverio membuktikan dirinya bukan desainer 'one hit wonder'. Setelah gaun buatannya yang bertema 'La Glacon' mampir di tubuh penyanyi nyentrik Lady Gaga, lelaki yang akrab disapa Rio itu kembali mengulang kesuksesannya tahun ini. Rio ditunjuk sebagai penutup malam puncak Jakarta Fashion Week dengan karyanya yang bertajuk 'Revelation'.

Terinspirasi dari kisah peperangan antara malaikat dan iblis dalam Alkitab, Rio menyajikan sebuah tontonan yang tak bisa kami lupakan. Kami seperti tidak ingin mengedipkan mata saat para model berjalan inchi demi inchi di runway sepanjang 30 meter. Bahan-bahan yang tidak umum serta ornamen yang detail kembali menjadi kekuatan koleksi rancangan Rio.

Bayangkan saja, ukiran patung dari bahan kuningan yang umumnya dipajang di pagar atau rumah-rumah mewah, kini hinggap di tubuh sang model. Kami pun sepertinya tidak melihat satu jengkal pun bahan kain yang lazim. Entah apa yang digunakan Rio untuk busananya, memikirkannya saja kami seperti dibuat gila.

Dalam peragaan kali itu, urutan tampilnya busana dan model juga menjadi perhitungan tersendiri. Urutan busana yang ditampilkan sesuai dengan kisah yang tersurat dalam Alkitab, dimulai saat surga dilanda peperangan, hingga perdamaian yang kembali menyentuh taman firdaus.

Beyond imagination. Begitulah Rio di mata kami.

(rere/gur)

Iklan

poling hiburan

Siapa selebriti yang cantik dalam berhijab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    12 %
    Marshanda
    712 respon
  2.  
    2 %
    Eddies Adelia
    124 respon
  3.  
    12 %
    Lyra Virna
    713 respon
  4.  
    42 %
    Dewi Sandra
    2.468 respon
  5.  
    8 %
    Rizty Tagor
    499 respon
  6.  
    11 %
    Oki Setiana
    639 respon
  7.  
    13 %
    Nuri Maulida
    755 respon

Total Respon: 5.910
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft