Fri, 17 Jun 2011 15:25:48 GMT | By Editor Indra Kurniawan, tabloidbintang.com

Mengenang Cerita Cinta Adit dan Nia di AFI 2 .... (PLUS FOTO-FOTO)

Untuk mengenang kisah cinta mereka yang berlanjut ke pelaminan kami hadirkan artikel lawas kami saat keduanya baru jadian. Mari mengenang cinta Nia dan Adit, mari mengenang AFI...


HARI ini, Jumat (17/6) jadi hari yang membahagiakan bagi Nia AFi dan Adit AFI. Mereka menempuh hidup baru sebagai suami-istri.

Banyak orang tak menyangka perjalanan cinta yang bersemi saat keduanya jadi kontestan Akademi Fantasi Indosiar (AFI) 2 pada 2004 itu langgeng dan berakhir di pelaminan.

Untuk mengenang kisah cinta mereka yang berlanjut ke pelaminan kami hadirkan artikel lawas kami saat keduanya baru jadian. Mari mengenang cinta Nia dan Adit, mari mengenang AFI...

Nia Kartika Putri dan Aditya Putra WijayaResmi Jadian Selama 3 Bulan

SEJAK kemunculannya di Akademi Fantasi Indosiar 2 (AFI 2) beberapa waktu lalu, Nia Kartika Putri (21) dan Aditya Putra Wijaya (20) sudah diterpa gosip pacaran. Kebetulan keduanya berasal dari satu daerah yang sama, Jawa Timur. Tapi itu dibantah dengan tegas oleh Adit saat tereliminasi di Konser AFI 2 bulan Mei 2004 lalu. Katanya, "Di antara kami nggak ada hubungan apa-apa. Kami hanya teman ngobrol dan bercanda. Buat saya, dia teman sedaerah yang baik dan mampu membangkitkan semangat saya kalau sedang ada masalah."

Tapi pernyataan itu kontras dengan yang diperlihatkan Nia. Cewek yang masih tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi Semester IV Universitas Surabaya (Ubaya) ini, tampak begitu berat melepas kepergian Adit. Pelukan erat dan tetes air mata mengalir deras di pipi Nia. Suasana dalam Gedung Teater Tanah Airku Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta yang tadinya gegap gempita berubah haru. Nia tak ingin larut dalam kesedihan. Ia yakin, waktu yang akan menjawab.

Benar saja. Tak berapa lama kemudian, tepatnya bulan Juni 2004, Nia tereliminasi. Ada satu pesan yang disampaikan Haikal pada Nia waktu itu, "Nia, ikutin kata hati nuranimu." Kendati sedih tereliminasi, Nia senang ketika bersua kembali dengan Adit. Apalagi ketika Konser Inagurasi di Kampung Tenda Semanggi Jakarta, mereka tampil berduet mewakili daerah Jawa Timur. Masyarakat pun menobatkan pasangan yang tampak serasi ini sebagai pemenang lewat polling SMS.

Usai AFI 2, Nia dan Adit makin lengket. Hal ini bikin kekasih Nia, Feyzul Athir atau Ferry (21) kebakaran jenggot. Apalagi, Ferry pernah menitipkan kekasihnya pada Adit sesaat sebelum bertolak ke Jakarta. Jalinan cinta Ferry dan Nia yang sudah terjalin 6 tahun ternyata berakhir di tengah jalan. Tak diketahui kapan tepatnya mereka resmi putus. "Aku sama Ferry terlampau jauh jarak pacarannya. Biasanya tiap hari kita ketemu. Berangkat pulang kuliah selalu bareng. Begitu jauh seperti ada sesuatu yang hilang. Lagipula selama 8 bulan aku di Jakarta, dia baru sekali ke sini. Saya mengerti dia sibuk kuliah dan kerja sebagai penyiar di Radio Istara. Komunikasi kami praktis dilakukan cuma lewat SMS," ungkap gadis yang lahir di Surabaya, 18 April 1983 ini, saat ditemui usai syuting Pondok AFI di Indosiar beberapa waktu lalu.

Mengetahui Nia baru putus, Adit menghibur lewat guyonan-guyonan segar. Maklumlah, di Jakarta Nia tak punya begitu banyak teman. Hanya Adit yang dianggap bisa memperhatikan dan menjaganya. "Aku di Jakarta nggak ada orangtua. Terus terang aku butuh perlindungan dari cowok. Dan Adit bisa memberikannya. Dia sering menemani saya pergi," tegas Nia, si bungsu dari 3 bersaudara dengan muka memerah.

Adit mengaku melakukan semuanya itu tanpa pamrih. Ia sudah menganggap Nia seperti adik sendiri, walau usia Nia lebih tua. Perjuangan dan pengorbanan Adit menarik simpati Nia akhirnya membuahkan hasil. "Kita memang sudah jadian dan menjalin hubungan serius. Kalau soal waktu tepatnya, kita nggak bisa ngasih tahu. Pokoknya sudah sekitar 3 bulan ini. Sekarang kita sedang menikmati hubungan ini," ucap Adit dengan wajah sumringah. Adit tak begitu khawatir bila Nia akan meninggalkannya seperti yang dia lakukan pada pacar terdahulunya. Nia, menurut Adit, tak mungkin mengulangi kesalahan seperti itu untuk kedua kali.

Adit tak pernah menyangka bisa jadian dengan Nia. Pasalnya, selama di asrama mereka sering terlibat pertengkaran. Walau pada akhirnya akrab kembali layaknya teman karib (seperti judul lagu Nia di album Melangkah Bersama). "Jangankan jadi pacar, teman saja aku nggak mau. Eh, sekarang kena karmanya," guyon Adit disambut gelak tawa Nia. "Saat di asrama, kita sering curhat. Mulai dari makanan kesukaan sampai soal pribadi. Tapi aku dibilang kayak cowok," sambung Nia dengan logat Jawa yang kental.

Meski sudah terbilang dewasa, sikap mereka masih terlihat seperti anak belasan tahun. Tak heran bila melihat mereka terlibat cek-cok. Tapi bukan yang serius, seperti orang dewasa kebanyakan. Pemicunya, kata Adit, biasanya Nia sering menguji kadar cemburunya. "Aku masih ngerasa childish banget. Dia juga. Makanya kita belajar dewasa bareng," ucap Adit yang disetujui Nia. "Konflik biasa terjadi di awal-awal pacaran. Kami satu sama lain saling cemburuan. Apalagi dia baru pertama kali pacaran. Ya masih amatiran," beber Nia mengejek cowoknya. "Jujur saja saya sayang dia," seloroh Adit.

Kendati sibuk dengan kegiatan masing-masing, pasangan yang lagi getol-getonya menabung untuk persiapan kalau jadi menikah kelak, selalu berusaha meluangkan waktu berjumpa. Kala Nia syuting, Adit menemani. Begitu sebaliknya. Nia memuji kekasihnya sebagai tipikal cowok yang setia dan perhatian. "Secara fisik dia memang kelihatan slengekan dan cuek. Tapi dia bisa ngemong dan dewasa. Misal saja, saya pakai rok mini, dia pasti komplain," bilang Nia menggebu-gebu. "Dia juga begitu, kalau rambutku nggak rapi, disuruh rapiin. Aku sih nurut saja. Tapi bawelnya itu yang bikin kangen, hahaha," ujar Adit membalas ucapan Nia.

Lebih lanjut Adit menuturkan, meski bukan tipe cowok romantis, ia bisa memperlakukan ceweknya dengan romantis. Pernah satu kali, Adit menemui Nia di lokasi syuting di Bogor dengan mengumpat-ngumpat. Begitu muncul dari tiang, ia langsung mendendangkan lagu lawas milik Bryan Adams, "Everything I Do, I Do It For You". "Ini sih bukan Adit, mana mungkin?" tanya dara cantik anak pasangan Enny dan R. Imam Subagio terperangah.

Hal yang sama, pernah dilakukan pula oleh Nia saat Adit merayakan ulang tahun ke-20, Rabu (3/11) tiga pekan lalu. Secara mengejutkan, gadis cantik pemilik motto hidup Enjoy Your Life ini bikin pesta kecil di New York Cafe Jakarta. Selain teman-teman, juga keluarganya dari Malang diboyong ke Jakarta. Sontak, cowok yang gemar makan nasi goreng dan nasi pecel ini, kaget. Terlebih lagi saat Nia memberi kado spesial berupa gitar yang dibubuhi tanda tangan para personil grup band GIGI. Band favorit Adit. Nia menceritakan tanda tangan didapat saat GIGI sedang menggelar konser di Bekasi. Dengan modal cinta dan nekat, Nia menerobos di antara kerumunan penonton. "Begitu turun dari taksi, saya diteriaki, 'Itu Nia AFI lho.'," cetus Nia semangat. Untungnya, lanjut Nia, ia dipermudah oleh manajer GIGI.***

Dimuat BINTANG INDONESIA, No.709, Th-XIV, Minggu Keempat November 2004.

(ind/ade)

Iklan

poling hiburan

Apa solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan hidup Marshanda?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    14 %
    Tetap menjadi motivator
    417 respon
  2.  
    23 %
    Berhenti menjadi artis
    683 respon
  3.  
    52 %
    Berobat ke Rumah Sakit
    1.485 respon
  4.  
    11 %
    Pindah ke luar negeri
    331 respon

Total Respon: 2.916
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft