Sun, 15 Jul 2012 14:40:57 GMT | By Editor Wayan Diananto, tabloidbintang.com

Shierly Nangoe Merealisasikan Proyek Ramah Lingkungan Sekaligus Menguntungkan

Dalam mengelola pertaniannya, Shierly Nangoe dibantu tim dan petani daerah sekitar.


Shierly Nangoe Merealisasikan Proyek Ramah Lingkungan Sekaligus Menguntungkan

Dalam mengelola pertaniannya, Shierly Nangoe dibantu tim dan petani daerah sekitar. Dia ingin petani di Indonesia hidup sejahtera.

“Di Gunung Putri, saya dibantu 20 petani. Di Manado juga dibantu 20 petani. Di sana, kami menanam kacang, cabai, jagung, buah naga, pisang, cengkeh, pala, dan kelapa. Kelapa diolah menjadi kopra, lalu dibawa ke pabrik, diolah jadi minyak. Ini arena bisnis sekaligus arena bermain anak-anak. Kalau mendaki lahan, kami harus berjalan 1 km. Tanpa terasa, kami berolahraga. Saya enggak ingin anak-anak mengenal mal melulu,” paparnya panjang.

Salah satu masalah klasik di sektor ini, ketersediaan pupuk. Kalau menuruti harga pupuk, tidak ada habisnya. Muncul pemikiran, mengapa tidak membuat pupuk sendiri? Shierly lantas berkonsultasi dengan teman-temannya yang punya peternakan ayam.

“Saya bikin peternakan ayam di Sukabumi, Jawa Barat. Suplai pupuk ke tanaman cabai dan rempah-rempah terjamin dari kotoran ayam yang diolah jadi pupuk kandang. Ini bisa menghemat bujet,” akunya.

Pemikiran-pemikiran Shierly dieksekusi menjadi proyek-proyek ramah lingkungan sekaligus menguntungkan. Ia menaruh perhatian besar terhadap petani di daerah. Ingin melihat petani Indonesia lebih sejahtera. Menurutnya, sebagian besar petani masih terbelenggu buruknya infrastruktur.

“Yang mereka butuhkan hanya listrik, air, dan jalan yang mulus. Area pertanian kita masih sulit dijangkau karena kondisi jalan belum memadai. Untuk mendapat air, petani harus jalan kaki dari ujung ke ujung untuk mengangkut air. Ini membuat produktivitas petani belum tinggi,” sesalnya. Di samping itu, mereka tidak memiliki banyak pilihan untuk mencapai pasar dengan harga bersahabat.

Shierly sendiri belum menemukan cara agar petani mencapai kesejahteraan yang didambakan. “Selama ini, petani hanya bisa nrima. Mereka menghasilkan, tetapi hasilnya belum bisa menghasilkan kesejahteraan. Mudah-mudahan, akan ada perubahan. Amin!” pungkasnya optimistis.

(wyn/adm)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Apakah Camelia Malik dan Harry Capri Pantas Bercerai?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    57 %
    Ya
    10.888 respon
  2.  
    43 %
    Tidak
    8.679 respon

Total Respon: 19.972
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...

Berita Selebriti

lanjut...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft