Fri, 26 Apr 2013 10:25:38 GMT | By Editor Ade Irwansyah, tabloidbintang.com

OBITUARI: Mengenang Ustadz Jeffry Al Buchori (1973-2013)

Ustaz Jeffry Al-Buchori meninggal di hari baik. Semoga Allah mengampuni semua dosa almarhum, memaafkan semua kesalahannya. Amin.


OBITUARI: Mengenang Ustadz Jeffry Al Buchori (© 1973-2013)

USTADZ Jeffry Al-Buchori meninggal dunia akibat kecelakaan motor pada Jumat (26/4) dini hari.

Kita mengenalnya sebagai pendakwah yang populer. Tidak sekadar sosoknya populer, tapi juga gayanya merengkuh massa dengan cara ngepop.

Kisah hidupnya penuh warna. Uje, sapaan akrabnya pernah terjerumus ke lembah hitam, tapi kemudian bangkit dan malah menyenarkan keaikan pada orang lain lewat dakwahnya.

Mungkin masih ada yang tidak tahu sebelum menjadi pendakwah, Jeffry yang kini selalu bersurban dan memakai baju koko pernah terdampar di lembah putauw. Kala itu Uje sering sakauw. Kebiasaan buruk itu baru berhenti setelah istrinya, Pipik Dian Irawati, yang ia nikahi 1 November 1999, tengah hamil anak pertamanya.

"Alhamdulillah, Allah masih sayang pada saya dan keluarga. Lewat kekuasaan-Nya saya bisa terbebas dari narkoba. Ini semua tidak lepas dari kesabaran istri saya yang tidak pernah putus asa memberi semangat pada saya untuk sembuh," tutur Uje suatu kali pada tabloid ini.

Jeffry sang bintang sinetronTahun 1990-an awal, Jeffry Al Buchori dikenal sebagai bintang sinetron muda potensial. Aktingnya bisa dilihat dalam beberapa sinetron, seperti Opera Tiga Jaman (RCTI), Sayap Patah (TVRI), Kerinduan (Indosiar), Biarkan Kami Bersatu (RCTI) dan Kepak Sayap Merpati Muda (SCTV).

Bersama Gugun Gondrong dan para model lain, UJ sering nongkrong di rumah Gugun di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

"Uje itu orangnya punya banyak talenta. Bisa nyanyi, nari, akting, dan main gitar. Dia juga sering mengajar teater, akting dan teknik pernafasan," kenang Gugun.

Dunia seni begitu kuat dalam aliran darah UJ. Ia tidak malu bekerja sebagai penari di diskotik. Selama kurang lebih dua bulan, Uje melanglang dari satu diskotik ke diskotik lain, sebelum akhirnya berhenti. Alasannya sederhana.

"Banyak teman saya yang tadinya cowok tulen, berubah jadi kemayu. Sebelum ketularan, buru-buru saya cabut," cerita Uje pada Bintang dalam wawancara di tahun 1991. Soal kecintaan UJ pada tari, Gugun punya cerita lucu.

"Uje, saya dan almarhum Roni Setiawan (mantan vokalis Element-red) pernah jadi penari latarnya Denada," gelak Gugun mengenang masa-masa itu.

Terjerumus NarkobaLife is a matter of choices. Banyak pilihan yang bisa diambil. Sebagian besar orang akan mengambil pilihan yang mudah, dan jika sudah tidak sanggup lagi menjalani, menyerah. Terutama jika sudah terperosok jauh dalam masalah yang seakan tidak ada ujungnya.

Hanya segelintir yang mau berjuang melepaskan diri dari belenggu yang mengungkungnya. Menginspirasi orang agar tidak melakukan kesalahan yang sama, inilah yang dilakukan Uje.

Sebelum menjadi pendakwah, ayah dua anak ini pernah terlempar dalam lembah narkoba dan menjadi pecandu. Itu masa paling kelam dalam kehidupan pria yang lebih suka disapa dengan panggilan Uje ini.

"Selama pakai putauw, saya sering sekali mengomeli Pipik (istri-red). Bahkan pernah saat saya dan teman-teman sedang memakai putauw di kamar, tiba-tiba dia masuk. Saat itu secara kasar saya usir dia. Kalau ingat kejadian itu, saya malu sekali. Saya juga malu dan merasa berdosa pada orangtua," kenang Uje getir pada tabloid ini dahulu.

Tidak hanya memperlakukan sang istri dengan buruk. Masa itu Uje tidak menjalankan perannya sebagai kepala keluarga. Barang-barang serta perhiasan yang dimiliki Pipik justru dijual untuk membeli putauw.

Awal mula jadi pendakwah Dalam keadaan sakauw, Uje mulai dihantui mimpi-mimpi buruk. Ia melihat jasadnya dibungkus kain kafan dan akan dimakamkan. Mimpi yang terus hadir ini menggugah kesadarannya. Jika tidak segera banting stir memperbaiki hidupnya, suatu hari mimpi itu akan menjadi kenyataan.

"Alhamdulillah, Allah masih sayang pada saya dan keluarga. Lewat kekuasaannya saya bisa terbebas dari narkoba. Ini semua tidak lepas dari kesabaran istri yang tidak pernah putus asa memberi semangat pada saya untuk sembuh," beber Uje.

Perjalanan menuju hidup bersih, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jatuh bangun UJ membersihkan diri dari narkoba. Di awal-awal Uje hanya bisa bertahan tiga hari tanpa menyentuh putauw. Tapi setelah itu kembali lagi pada kebiasaan lama. Sampai satu hari, Uje benar-benar bisa mengeyahkan putauw dalam hidupnya dan mulai rajin beribadah.

Cibiran harus dihadapinya. Suatu hari ketika menjadi imam sholat, Uje ditinggalkan oleh jamaah. "Banyak yang mencibir saya. Mereka bilang paling insyaf sebentar dan kembali lagi. Sedih juga. Tapi saya tidak memedulikan," kata pria yang pernah meraih penghargaan Bintang Pemeran Utama Pria Sepekan Sinetron Remaja TVRI tahun 1991 versi tabloid Bintang Indonesia.

Situasi yang tidak menyenangkan itu justru memecut Uje untuk memperbaiki hidup dan berjalan di jalur yang sudah dipilihnya. Setelah keberaniannya makin besar dan pemahaman tentang agama semakin kuat, Uje diberi kepercayaan sang kakak berceramah di Singapura.

"Dengan sedikt pengetahuan yang saya miliki, saya nekat ceramah di beberapa tempat. Mulanya banyak yang mencibir, apalagi yang tahu latar belakang saya. Tapi saya tidak memedulikan. Saya tetap ceramah," tekadnya waktu itu.

Jika waktu itu Uje mundur dan tidak meneruskan hasratnya menjadi penceramah, mungkin tidak ada ustadz yang berceramah sambil melantunkan ayat-ayat suci seperti yang dilakukan Uje sekarang.

Merengkuh anak-anak muda, inilah yang menjadi hasrat terbesar Uje. Reach the unreachable. Prinsip ini dilandasi juga oleh latar belakang hidupnya.

"Saya suka berdakwah bagi anak muda karena mereka generasi yang akan datang. Mumpung usia saya juga masih dekat dengan usia remaja," ungkapnya.

Gaya ceramah Uje yang terkesan santai sempat juga mendapat kritik pedas. "Pernah satu kali saya diprotes dan diminta tidak menggunakan bahasa anak muda lagi. Saya berikan analogi seperti ini. Ketika yang dihadapi anak TK, jadilah guru TK. Jangan jadi guru SMA. Nggak akan nyambung," jelasnya. Menghadapi kritikan, Uje berusaha bersikap bijaksana. Dia tetap bertekad terus merangkul anak-anak muda. Terutama mereka yang rindu pulang ke dalam rangkulan Ilahi.

Hari naas, hari baikSyahdan, Jumat dini hari tadi, kabar duka itu datang. Akun Twitter @TMCPoldaMetro mengabarkan: "Kecelakaan Pemotor Kawasaki E650 B 3590 SGQ menabrak pohon di Jl. Gedong Hijau 7 Pdk Indah, korban meninggal & msh penanganan."

"Kecelakaan Pemotor Kawasaki B 3590 SGQ di Jl. Gedong Hijau 7 Pdk Indah, korban meninggal dunia a/n Bpk Jefri Al Buchori," kata @TMCPoldaMetro.

Uje sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RS. Pondok Indah, Jakarta Selatan. Namun nyawanya tidak tertolong, dan menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 2.30 WIB.

Almarhum meninggalkan satu istri, Pipik Dian Irawati Popon Fatimah, dan empat orang anak.

Dalam kepercayaan Islam, seperti diriwayatkan sebuah hadist, seorang Muslim yang meninggal hari Jumat pertanda jasadnya dijauhkan dari fitnah kubur.

Uje meninggal di hari baik. Semoga Allah mengampuni semua dosa almarhum, memaafkan semua kesalahan almarhum. Amin.

(ade/ade)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Film apa yang kalian tunggu di awal 2014?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    28 %
    Captain America 2 - 4 April 2014
    1.379 respon
  2.  
    32 %
    Amazing Spider-Man 2 - 2 Mei 2014
    1.539 respon
  3.  
    12 %
    Godzilla - 16 Mei 2014
    613 respon
  4.  
    28 %
    X-Men: Days of Future Past - 23 Mei 2014
    1.405 respon

Total Respon: 4.936
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft