Sat, 20 Jul 2013 19:18:50 GMT | By Editor Wayan Diananto, tabloidbintang.com

Jupiter Fortissimo: Refleksi Lima Tahun Setelah Mengaku Gay

Kabar bahwa setelah putus dari Sheila, Jupiter Fortissimo kembali “berkubang” ke dunia gay, santer terdengar. Diakuinya, sejak menyandang status jomblo, banyak laki-laki merapat.


Jupiter Fortissimo: Refleksi Lima Tahun Setelah Mengaku Gay

JUPITER Fortissimo (31) kembali muncul di hadapan media.

Kali ini, ia syuting video klip untuk single religi, “Sadarlah”, bersama Jefferson Hutasoit dan Nenny Erwin.

“Sadarlah” adalah soundtrack drama seri Risalah Dari Timur yang tayang di televisi lokal di Makassar. Di sela syuting, ia berbicara hati ke hati kepada Bintang, soal kehidupannya lima tahun setelah mengakui pernah suka sesama jenis.

Tampaknya, ini upaya Jupiter mendekatkan diri kepada Sang Khalik secara universal. Ini bagian dari proses pendewasaan diri.

Semua ini berawal pada 2005, ketika ia memendam banyak gejolak dan emosi. Lalu pada 2008, bintang sinetron Pura-Pura Buta membuka diri dan masa lalunya. Puncaknya pada tahun itu juga, ketika membuat pengakuan bahwa ia gay. Pengakuan yang bukannya meredam konflik, malah menumbuhkan benih-benih konflik baru. Banyak yang menilai Jupiter cuma mencari popularitas, uang, dan munafik.

Masih waras, itu mukjizatMasalah tak berhenti sampai di situ. Pada 1 Agustus 2008, ayahnya, Josh Franky James Talloga mangkat. Padahal Jupiter baru saja berdamai dengan Papa. Maklum, dari kecil ia tumbuh di lingkungan broken home. Ketika lahir, sang ayah tidak mengakuinya sebagai anak.

“Papa suami kedua setelah Mama berpisah dari suami pertama. Saya dikatakan hasil hubungan di luar nikah. Yang membuat saya sangat sakit hati, Papa menulis surat (ditulis tangan), ditandatangani di atas meterai. Surat itu menerangkan bahwa beliau dan saya tidak ada hubungan keluarga. Surat itu dibacakan di hadapan notaris,” kenangnya. Konflik keluarga tepercik sejak Jupiter berusia 11 bulan.

Ketika umur 11 tahun, rasa benci mulai tumbuh di dada. Sering kali ia berpikir, untuk apa lahir ke dunia kalau pada akhirnya tidak ada satu laku-laki pun yang mengakuinya sebagai anak? Hikmah yang didapat dari problem ini, penderitaan membuatnya lebih tegar.

“Kalau sampai detik ini saya masih waras, itu mukjizat Tuhan,” lanjutnya. Tiga tahun setelah pengakuan yang menggemparkan itu Jupiter menjalin hubungan dengan Sheila Marcia. Ia pikir ini titik cerah dalam hidup. Siap menjalani hidup sebagai laki-laki pada umumnya. Mencintai wanita, menikah, memiliki anak, dan hidup bahagia. Tapi angan dan kenyataan kerap tidak sejalan. Hubungan ini kandas.

“Semangat saya amblas! Saya menyalahkan diri sendiri. Menyalahkan Tuhan. Sampai akhirnya, saya tiba pada pemahaman bahwa Tuhan tidak pernah salah. Masalahnya, apakah saya bisa menyadari bahwa Tuhan tidak pernah salah?” demikian Jupiter bertanya kepada diri sendiri.

Kasus Sheila membuat Jupiter berkali-kali gagal berpikir jernih. Padahal pada tahun itu, ia baru meretas perusahaan Rahasia Entertainment yang berkonsep one-stop entertainment. Bergerak di bidang manajemen artis, perusahaan rekaman, rumah produksi, dan event organizer. Resmi berdiri pada 20 Oktober 2012. Lalu bersama Nanny Rondonuwu, Jupiter memproduksi musikal Aku Mau Pulang.

Masih banyak pria merapat

Langkah berikutnya, menerbitkan beberapa artis pendatang baru seperti boy band Favor, Finale, dan duo Josheff. Dana yang dikucurkan untuk proyek-proyek itu tak sedikit. Untuk memperkuat modal, pada 2010 Jupiter menjual mobil Chevrolet keluaran 2005, yang didapat setelah memenangkan kontes Penghuni Terakhir di ANTV. Hasil penjualan digunakan untuk membeli peranti kantor.

Tidak gampang bertahan di industri hiburan seperti sekarang ini. Banyak godaan. Tidak semua niat baik mendapat disambut baik. Lima tahun setelah pengakuan, Jupiter masih saja dihantam banyak ujian dan penghakiman. Kabar bahwa setelah putus dari Sheila, Jupiter kembali “berkubang” ke dunia gay, santer terdengar. Diakuinya, sejak menyandang status jomblo, banyak laki-laki merapat.

“Dari yang muda sampai yang tua dan tajir. Ada belasan. Melewati masa-masa seperti itu tidak mudah. Ada masa-masa saya bergumul dan jatuh bangun. Orang lain mau bicara apa, terserah. Kalau ditanya, bagaimana jati diri Jupiter Fortissimo sekarang? Saya menjawab: Jupiter adalah Jupiter. Bedanya, Jupiter dulu berbuat berdasar omongan orang. Sekarang, Jupiter tahu apa yang ia mau. Bertindak berdasarkan keyakinan, prinsip, dan semangat,” jawabnya tegas seraya mengutip perkataan Hitler.

“Sebelum memutuskan sesuatu pikirkan dulu 1.000 kali. Mungkin, keputusan untuk membuat pengakuan lima tahun lalu tidak saya pikirkan sampai 1.000 kali. Inilah akibat yang saya tanggung. Tapi Hitler bilang, sekali membuat keputusan jangan pernah menyesali atau menoleh ke belakang. Hadapi dan lanjutkan hidup. Begitulah saya sekarang,” pungkasnya.

(wyn/adm)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Apa solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan hidup Marshanda?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    14 %
    Tetap menjadi motivator
    642 respon
  2.  
    23 %
    Berhenti menjadi artis
    1.081 respon
  3.  
    52 %
    Berobat ke Rumah Sakit
    2.436 respon
  4.  
    11 %
    Pindah ke luar negeri
    571 respon

Total Respon: 4.730
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft