Tue, 09 Apr 2013 10:14:43 GMT | By Editor Abdul Rahman, tabloidbintang.com

Debat dengan Murid dan Pengacara Eyang Subur, Arya Wiguna Meradang di Acara TV yang Disiarkan Langsung

Petugas keamanan pun langsung menghampiri Arya untuk melerai agar tidak terjadi aksi yang tak diinginkan.


Debat dengan Murid dan Pengacara Eyang Subur, Arya Wiguna Meradang di Acara TV yang Disiarkan Langsung

ACARA Seputar Obrolan Selebriti (SOS) yang ditayangkan live di ANTV Senin (8/4) siang kemarin berlangsung seru.

Selain ada sesi debat antara Arya Wiguna dengan Eyang Sigit selaku jubir Eyang Subur, juga ada ketegangan lain. Ketegangan terjadi antara kuasa hukum Eyang Subur, Ramdan Alamsyah dengan Arya.

Hal itu terjadi di detik-detik jelang acara SOS akan selesai. Setelah berdebat cukup sengit, Arya bersalaman dengan Eyang Sigit sebagai tanda damai. Kata Arya, siapapun yang berbohong di antara keduanya biar pengadilan Tuhan yang menentukan.

Sementara Ramdan kurang terima dengan perdamaian semacam itu. "Kalau Tuhan yang menghukum berarti Arya selama ini hanya omongan doang, tanpa ada bukti," ucap Ramdan

Secara spontan Arya terpancing amarahnya mendengar kata-kata itu. "DIAM! Dibayar berapa kau sama Subur!" teriak Arya marah sambil mengacungkan telunjuknya ke arah Ramdan.

Petugas keamanan pun langsung menghampiri Arya untuk melerai agar tidak terjadi aksi yang tak diinginkan.

Acara langsung diakhiri dengan kemarahan Arya di dada memuncak.

(man/ade)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Film apa yang kalian tunggu di awal 2014?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    28 %
    Captain America 2 - 4 April 2014
    1.395 respon
  2.  
    32 %
    Amazing Spider-Man 2 - 2 Mei 2014
    1.571 respon
  3.  
    12 %
    Godzilla - 16 Mei 2014
    626 respon
  4.  
    28 %
    X-Men: Days of Future Past - 23 Mei 2014
    1.421 respon

Total Respon: 5.013
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft