Tue, 15 Nov 2011 17:56:27 GMT | By Editor Panditio Rayendra, tabloidbintang.com

Dinda Hauw Hoki Main Film Sedih

DINDA Hauw boleh dibilang pendatang baru yang kariernya cepat menanjak. Dalam tempo 6 bulan terakhir, sudah 3 film yang dibintangi gadis kelahiran Palembang ini.


Dinda Hauw Hoki Main Film Sedih

DINDA Hauw boleh dibilang pendatang baru yang kariernya cepat menanjak. Dalam tempo 6 bulan terakhir, sudah 3 film yang dibintangi gadis kelahiran Palembang ini.

Sukses dengan peran penderita kanker dalam Surat Kecil Untuk Tuhan, Dinda kini berperan sebagai gadis tuna rungu dalam film barunya berjudul Ayah Mengapa Aku Berbeda?

Dengan keterbatasannya itu, karakter yang diperankan Dinda kerap mendapat siksaan fisik dan mental dari teman sekolahnya.

Berperan sebagai gadis tuna rungu, Dinda melakukan observasi.

“Untuk lebih menguasai bahasa isyarat, aku observasi langsung ke sekolah tuna rungu. Selama 3 hari aku belajar menghafal bahasa isyarat yang ada di skenario,” ujar Dinda dalam konferensi pers yang digelar di Raja’s Café, Senayan City, Senin (14/11).

Sudah 3 film dengan karakter melankolis, apakah Dinda tidak tertarik mencoba karakter lain?

“Aku dapetnya peran yang sedih-sedih. Mungkin rejeki aku di peran sedih. Tapi aku enggak menolak peran yang berbeda. Justru aku pengen mencoba peran yang lebih menantang,” jelas gadis yang kemarin merayakan ulang tahun ke-15 itu.

(ray/gur)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Siapa selebriti yang cantik dalam berhijab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    12 %
    Marshanda
    788 respon
  2.  
    2 %
    Eddies Adelia
    141 respon
  3.  
    12 %
    Lyra Virna
    786 respon
  4.  
    41 %
    Dewi Sandra
    2.693 respon
  5.  
    9 %
    Rizty Tagor
    560 respon
  6.  
    11 %
    Oki Setiana
    693 respon
  7.  
    13 %
    Nuri Maulida
    829 respon

Total Respon: 6.490
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft