
Mengurangi intensitas penampilan di dunia panggung setelah menikah dengan Raul Lemos, KD tetap tidak kehilangan daya pikat.
Begitu juga nilai jualnya sebagai penyanyi, oleh beberapa kalangan, dianggap masih tak tergantikan. Sekalipun oleh para pendatang baru yang kebintangannya tengah berpendar. “Alhamdulillah sampai Oktober masih ada tawaran nyanyi. Bahkan, sampai di Malaysia. Labelku juga menawari bikin album the best dan album lainnya. Terus oleh lainnya, diminta bikin kompilasi Ramadan,” kata KD yang Rabu (1/8) malam lalu tampil di acara Konser Ramadan RCTI.
Bukan materi, bukan pula popularitas yang dikejar KD ketika menerima tawaran menyanyi. “Sekarang, bagaimana caranya aku menempuh karier yang bagus dan di tempat yang bagus. Aku enggak mau sering tampil di televisi. Pertama, enggak dikasih izin oleh suami. Kedua, aku juga mesti memperhatikan kesehatan. Bukan masanya lagi aku mengejar popularitas. Sudah lewat,” kata penyanyi yang menyabet penghargaan Most Wanted Female Artist dan Most Wanted Indonesian Video dalam ajang Penghargaan Musik Video MTV 1999.
Kalaupun KD sesekali menyanyi di televisi, itu semata-mata menjaga eksistensi. Yang KD sesalkan, saat tampil di televisi, ada saja anggapan miring yang mampir di telinganya. Ada yang bilang ekonomi KD terguncang, maka dia ngamen lagi. Parahnya lagi, ada yang menyebut Raul bangkrut. “Raul sakit hati. Padahal dia mengizinkan istrinya tampil di TV supaya tetap menjaga karier istri dan hubungan dengan fans. Lagi pula, syuting di TV uangnya juga enggak seberapa. Hitungannya promosi. Itu yang mesti diluruskan,” kata KD.
Kesuksesan KD tentu tidak lepas dari andil penggemar. Oleh karena itu, KD berusaha menjaga hubungan baik dengan para penggemarnya. “Biasanya aku bikin acara kumpul bareng fans loyal sekitar 25-30 orang. Entah sekadar makan atau menonton. Buatku, merekalah yang punya hati yang sebenarnya,” KD menaruh respek kepada penggemarnya.
Disadari pelantun lagu “Menghitung Hari” dan “Mencintaimu”, seiring intensitas kemunculannya yang berkurang, banyak perubahan yang terjadi dalam hidupnya. “Yuni (Shara) saja saat pegang tanganku, katanya, terasa beda. Hangat. Dulu aku enggak pernah punya badan sehangat ini. Pikiranku selalu jalan, enggak pernah diam, karena mengejar sesuatu. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi yang kukejar, selain ketenteraman rumah tangga,” kata KD.
Kelak, jika diberi kesempatan, KD ingin sekali membuat konser tunggal, seperti konser tunggal perdananya bertajuk “Konser KD” di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), pada 20 September 2001 lalu, dan konser tunggal bertajuk “Konser KD 1530” yang dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahunnya ke-30, pada 24 Maret 2005.
“Tanggung jawab moralku sebagai penyanyi adalah bikin konser. Nah, aku belum bisa bikin konser, karena belum punya hits lagi. Pengin sih, nanti saja kalau sudah kurus lagi,” harap KD.
(ind/adm)
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Bayern dan Dortmund Siap Berpesta
- Anggota Polda Metro Jaya Bunuh Diri
- 10 Hotel Ramah Lingkungan Terbaik
- Selebriti Bergaun Ketat
- Lego Terbesar di Dunia
- Kontes Kecantikan Penyandang Cacat
- Berita Menarik dalam Gambar Pekan Ini
- Kemolekan Zhang Yuqi
- Pajero Sport Edisi Khusus Diluncurkan
- PSSI Sambut Rencana City Akuisisi Klub Indonesia
- Hiruk Pikuk Pengumuman Kelulusan SMA
- Anjing Ini Menjilati Gigi Singa
- Wallpaper Pantai-pantai Indah
Iklan
poling hiburan
video hiburan








