http://www.kapanlagi.com/
Tue, 12 Mar 2013 23:01:00 GMT | By Editor KapanLagi.com, Selebriti

Adi Bing Slamet Terseret Aliran Sesat?

KAPANLAGI.COM - Kejadian pahit dialami Adi Bing Slamet. Belum lama ini, lelaki kelahiran 6 Maret 1967 itu mengaku ditelah ditipu oleh seorang dukun berinisial S yang tinggal di Tanjung Duren, Pasar Patra yang dikenalnya dari seorang teman.


Adi Bing Slamet Terseret Aliran Sesat?

KAPANLAGI.COM - Kejadian pahit dialami Adi Bing Slamet. Belum lama ini, lelaki kelahiran 6 Maret 1967 itu mengaku ditelah ditipu oleh seorang dukun berinisial S yang tinggal di Tanjung Duren, Pasar Patra yang dikenalnya dari seorang teman.

Saat awal pertemuan, Adi mengatakan kalau sang dukun memperlihatkan kelihaiannya dalam meramal. Ketika ramalan tersebut terbukti, barulah pemilik nama lengkap Ferdinand Syah Albar itu tergiur.

" Saya dengar dan buktikan memang dia pandai meramal. Seperti tragedi tsunami dan gedung WTC. Makanya saya percaya," ujar Adi saat dihubungi KapanLagi.com®, Selasa (12/3).

Setelah masuk dalam ajaran yang dianut sang dukun, barulah Adi merasakan adanya keganjilan. " Jadi dia meminta saya untuk mensyariatkan, cuci muka pakai air garam dan meminum air garam, kopi pahit dan kopi manis setiap hari Rabu," katanya.

Adi pun mulai tersadar dan berhenti dari ajaran tersebut ketika istrinya juga terkena imbas dari apa yang dijalaninya. " Belakangan saya tahu ternyata dia juga meminta uang kepada istri saya," pungkasnya. (kpl/aal/rea/faj)

0Komentar

Iklan

poling hiburan

Apa solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan hidup Marshanda?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Lihat Hasil

  1.  
    14 %
    Tetap menjadi motivator
    598 respon
  2.  
    23 %
    Berhenti menjadi artis
    992 respon
  3.  
    52 %
    Berobat ke Rumah Sakit
    2.255 respon
  4.  
    11 %
    Pindah ke luar negeri
    525 respon

Total Respon: 4.370
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video hiburan

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft