
BERITASATU.COM - Komunitas ini didirikan khusus hanya untuk para pecinta arloji orisinil.
Semenjak diciptakan pertama kali sekitar abad ke-15, arloji yang memiliki fungsi sebagai penanda waktu telah mengalami evolusi, khususnya dari sisi estetika.
Pertama kali diciptakan dalam bentuk jam kantong, hingga saat ini arloji telah diciptakan dengan berbagai bentuk dan segala keistimewaannya masing-masing.
Ragam bentuk dan keistimewaan tiap arloji itulah yang kemudian menimbulkan minat pada orang-orang tertentu untuk mengumpulkan dan mengoleksinya daripada hanya sekedar mengenakan dan mempergunakan fungsinya sebagai penunjuk waktu.
Di Indonesia sendiri, para pecinta arloji yang gemar mengumpulkan dan mengoleksi ragam arloji unik dan langka mungkin tidak terlalu banyak. Tapi perlahan dengan adanya media internet yang dapat memberikan banyak informasi dan menghubungkan orang-orang tersebut, kini mulai banyak komunitas pecinta arloji yang didirikan, Kronometrofilia misalnya.
Komunitas ini awalnya didirikan dalam bentuk milis di tahun 2005 dengan Hendra Kusuma sebagai penggagasnya. Berdiri dengan nama awal arloji antik dengan jumlah anggota yang hanya sekitar 20 orang, komunitas tersebut akhirnya sepakat untuk merubah namanya menjadi Kronometrofilia di tahun 2009 supaya tidak terlalu spesifik, dan tiap pecinta arloji dalam bentuk jam weker, kantung, digital, jam dinding, dan segala macam bentuk jam bisa bergabung.
"Komunitasnya sangat cair. Kita disatukan milis. Anggotanya bebas dan macam-macam. Anda suka arloji antik, swiss, jepang, g-shock, jam weker silakan masuk," kata Antono Purnomo sebagai salah satu anggota Kronometrofilia saat ditemui di acara gathering pecinta arloji di kawasan Sudirman belum lama ini.
Kini dengan jumlah anggota sekitar 800 orang yang terdaftar di milis resmi Kronometrofilia di kronometrofilia@yahoo.com dijelaskan Anton bahwa mereka bisa saling bertukar informasi mengenai spesifik peminatan jam antar anggota, atau bahkan bisa jual beli dan bertukar jam dengan sesama anggota.
"Karena latar belakang kesukaan (jam atau arloji) yang bebeda-beda ini kita mau nanya jam apa aja pasti ada yang jawab. Soal akurasi atau tidak itu soal komunitas, nanti dibantu juga sama teman-teman yang lain. Kita bentuk komunitas yang knowledgenya luas," terang Anton.
"Kita juga bagi-bagi info dan pengalaman tentang jam-jam lama seperti tahun 1918 atau 1930-an. Disitu kita tukar informasi tentang jam-jam tersebut. Kita juga berbagi ke luar negeri yang punya pengetahuan lebih luas dari kita," sambungnya.
Namun komunitas ini didirikan khusus hanya untuk para pecinta arloji orisinil (asli) dan bukan dalam bentuk tiruan atau yang biasa disebut KW.
"Kita menghargai paten dan hak cipta," tegas Anton.
Salah seorang anggota lainnya yang ditemui di kesempatan yang sama, yaitu Rudi yang memiliki spesifik hobi mengumpulkan arloji buatan Rusia ini mengaku sangat diuntungkan dengan didirikannya komunitas Kronometrofilia.
Rudi mengaku senang mengumpulkan arloji buatan Rusia karena nilai sejarah yang terdapat pada arloji tersebut sangat tinggi.
"Jam Rusia itu selalu dihubungi dengan militer atau peringatan sesuatu. Misal perang dingin, kan selesainya Bush ketemu Gorbachev di Malta. Itu Slava keluarin jam yang memperingati konferensi itu," jelas Rudy.
Lelaki yang mulai mengoleksi arloji Rusia sejak tahun 2008 dan kini sudah memiliki lebih dari 30 arloji itu mengaku senang bergabung dengan komunitas ini karena bertemu dengan banyak orang dan menambah teman.
"Kita ngobrol-ngobrol, ketemu sebulan sekali. Kalau dari sisi jamnya bisa dapat informasi. Tapi lebih ke nambah teman, soal jam nomor dua," ungkapnya.
Komunitas Kronometrofilia sendiri secara rutin selalu mengadakan pertemuan dengan para anggotanya yang berada di Bandung dan Jakarta setiap tiga bulan sekali dengan diberi tema 'Kongkow Arloji'.
Dengan perkumpulan dan pertemuan itu nantinya diharapkan seluruh penggemar jam tangan dan jam lain di Indonesia dapat mencegah jam-jam antik dan unik yang ada di Indonesia ke luar wilayah tanah air.
"Di Indonesia, Kita bisa ketemu jam-jam aneh dan ajaib yang orang luar negeri bilang keren bisa ketemu di sini. Saya khawarir jam-jam antik kalau enggak ada komunitas seperti ini nanti bisa habis karena enggak punya pengetahuan tentang itu," kata Anton.
Oleh karena itu dalam komunitas ini, semua pecinta arloji dan jam bentuk apapun boleh masuk dan tidak dikotak-kotakkan.
"Ini semacam muaranya saja," pungkas Anton.
Nah, bila Anda memiliki hobi dan minat serupa tak ada salahnya untuk sekedar ikut bergabung dengan milis atau bahkan melakukan pertemuan langsung dengan para pecinta arloji tersebut untuk berbagi pengetahuan atau sekedar menambah teman.
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Tanah Amblas di Shenzhen Cina
- Tornado Hancurkan Oklahoma Selatan
- Evolusi Miley Cyrus!
- Eva Longoria Tampil Glamor
- Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp 50 Juta
- Pentingnya Protein untuk Diet
- eBay Lelang Permen Karet Terakhir Ferguson
- Perilaku Wanita yang Menarik Bagi Pria
- Janji Yahoo! Soal Tumblr
- Gaya Pemandu Sorak di Playoff NBA
- Keindahan itu Bernama Pelangi
- Istirahat Sejenak di Penginapan Mini, Moskow
- Aksi Taylor Swift Raih 11 Nominasi
- 10 Rahasia Adegan dalam Film Hollywood
- 15 Tahun Jatuhnya Soeharto
Iklan
poling hiburan
- Lihat
- Bagikan
berita selebriti
- Editor Ismail"Saat ini dia juga enggak dekat sama cowok lain, aku juga enggak dekat sama cewek lain juga," kata Kevin Aprilio.
- Editor Abdul Rahman"Saya ingin buktikan secara hukum bahwa ini betul-betul fitnah dan kita harus lawan," tandas Syarief Hasan.
- Editor Tubagus GuritnoVeven Sp Wardhana yang sudah beberapa waktu menjalani perawatan di Rumah Sakit Adi Husada Kapasari Surabaya akibat penyakit kanker paru-paru menghembuskan nafas terakhir Jumat (17/5) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
- Editor Tubagus GuritnoBanyak yang mempertanyakan kenapa sampai ada laporan polisi dengan menggunakan pasal fitnah dan pencemaran nama baik? Apakah kicauan @TrioMacan2000 terkait isu tersebut dengan jelas menyebut nama?
- Editor Abdul RahmanMenurut Inggrid Kansil, hubungan antar anggota keluarga diakuinya tak berdampak apapun terkait informasi negatif yang disebar orang tidak bertanggung jawab.
- Editor Abdul Rahman"Dia merasa terhina. Kalau sudah terhina, dia pasti marah dan syok," kata pengacaranya, Januardi Haribowo.
- Editor IsmailMulai dari bentuk nada hingga syair, hanya aliran yang berubah menjadi dangdut pop sesuai dengan aliran musik Erie Suzan.
- Editor Ari Kurniawan"Coba cari kasus saya kalau masih ada. Saya nggak mau bahas lagi, karena kasus saya memang nggak ada," kata Denny Sumargo.
- Editor Abdul Rahman"Saya secara resmi melaporkan akun @triomacan2000 yang telah mencemarkan nama baik saya dan keluarga, dan telah melakukan kejahatan teknologi," ungkap Syarief usai melapor ke Polda Metro Jaya.
- Editor Abdul RahmanSyarif Hasan merasa perlu bicara karena desakan untuk meluruskan isu tersebut ke media muncul dari Inggrid Kansil.








