
Asri Pramawati (32) baru saja menuntaskan siaran pagi bersama Farhan di radio Delta FM. Keputusannya mengudara saban pagi sempat disertai drama dan air mata.
Tiap bangun tidur Rajwa Gilbram Ridha Rahardja (3) mandi dan sarapan bersama ibunya. Sejak Asri siaran pagi, Ibam (begitu Rajwa dipanggil-red) menjalani aktivitas pagi sendirian. Kala itu, Ibam belum bisa berbicara lancar. Belum bisa mengekspresikan amarah secara lisan.
“Dia ngambek sama neneknya dan mendiamkan saya. Kalau emosi memuncak, ia membanting barang-barang. Badannya mengurus. Tidak mau sekolah dan mandi. Ibu dan saya kebingungan,” akunya. Melihat putranya bereaksi ekstrem, Asri berupaya memberikan pengertian. Kondisi ini sempat diperparah sikap Asri yang seolah memojokkan ibunya.
“Ibu ngajarin Ibam apa?” tanya Asri kepada ibunya. Selama ini, jika Asri bekerja, Ibam dititipkan kepada eyangnya.“Ibu enggak mengajari Ibam apa-apa, kok.”“Ibu ngomong keras kepada Ibam, ya?”“Kok jadi Ibu yang salah? Apa mungkin ini ada hubungannya dengan kamu yang sekarang berangkat pagi?”
Panik dan sedih. Itu yang dirasakan Asri. “Saya tidak mau anak saya seperti ini. Kalau sampai orang-orang melihat, mereka akan bertanya Ibam, kok jadi berantakan; diajari apa, ya oleh ibunya?” tutur Asri, berurai air mata. Yang dilakukan Asri kemudian, mendekati Ibam setelah pulang sekolah.
“Ibam, sekarang Mami harus kerja pagi-pagi. Mami siaran di radio pagi, Nak. Jadi, Ibam sama Eyang dulu, ya? Nanti setelah pulang sekolah, Ibam bertemu Mami lagi. Ibam bisa ikut Mami lagi ke lokasi syuting,” begitu Asri membujuk. Ibam tidak mau mendengarkan.
Bocah itu bahkan pura-pura tidak mendengar. Reaksi Ibam pada hari berikutnya lebih gawat. Belum selesai Asri bicara, ia ngeluyur entah kemana. Berhari-hari diabaikan anak membuat perasaannya tidak keruan. Sempat muncul gagasan, mundur dari udara. Aktris kelahiran 7 Maret menghadap manajemen radio.
“Pihak radio bilang: ‘Jangan, dong Asri, kita sudah jalan tiga bulan. Sayang kalau kamu mundur. Kita sudah menemukan format yang tepat. Jumlah pendengar mulai membaik,’” kenangnya. Asri tidak menyerah. Ia terus mengemukakan alasan dalam bahasa lebih lugas. Satu setengah bulan lewat sudah. Pada saat itulah, hati Ibam mencair. Mulut mungil itu menjawab ibunya.
“Mami kerja, ya?” Ibam berceloteh. Pertanyaan ini menyiratkan kesadaran si kecil. Begitulah romantika menjadi ibu. Tidak hanya mengajari anak. Ibu pun belajar menerjemahkan sikap anak dalam merespons peristiwa. Usia Ibam hampir 4 tahun. Perlahan, ia berkenalan dengan doa dan puasa.
(wyn/adm)
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Nama 45 Perempuan yang Terima Duit Fathanah
- Perselingkuhan Ancam Hubungan Asmara
- Mou Dikabarkan Teken Kontrak 4 Tahun dengan Chelsea
- Mengintip Isi Rumah Barbie di Berlin
- FOTO: Prajurit Inggris Tewas di Woolwich
- Tebak Tatto Selebriti
- Disergap Kecantikan Tentara Perempuan Israel
- BMW M135i Resmi Meluncur di Indonesia
- Mencari Garam di Ethiopia
- Gencatan Senjata Di Penjara Yang Liar
- 33 Hal Tentang Liga Primer Inggris 2012-13
- Game Nomor 1 di Windows 8
- Busana Buruk Selebriti
- Manfaat Kolong Jembatan Di Southbank
- Tipuan Mata tentang Coklat
Iklan
poling hiburan
video hiburan








