
Sebagai anggota band dengan jumlah penggemar sangat banyak, para personel Kotak, termasuk Chua, paham yang mereka lakukan bakal ditiru.
Gaya berpakaian, ucapan sampai perilaku sehari-hari yang ditunjukkan Tantrie (vokal), Chua (bas), dan Cella (gitar) boleh jadi dianut ratusan ribu anak muda. Dengan popularitasnya, Swasti Sabdastantri atau akrab disapa Chua mengajak penggemar menyayangi bumi dengan cara menanam pohon.
Saat ini bumi makin panas. Setiap tahun, luas hutan makin menyusut karena harus mengalah kepada egoisme manusia membangun permukiman atau mendirikan pabrik. Inilah yang menjadi fokus Chua. Membuat bumi kembali hijau dan nyaman untuk ditinggali.
Ajakan untuk menyayangi bumi dituangkan dalam bait-bait lagu yang dimasukkan ke dalam album terbaru Kotak. Album dengan konsep go green itu diluncurkan dua bulan lagi. Namun di luar itu, Chua juga berpikir untuk melakukan hal konkret seperti menanam pohon. “Tadinya ingin menanam pohon apa saja, yang penting dari bibit dan dirawat sampai besar. Karena selain belajar menyayangi tanaman, juga agar bumi hijau,” jelas Chua usai buka puasa bareng RCTI di kawasan Permata Hijau, Jakarta Barat, Selasa (31/7) lalu.
Kemudian Chua berpikir lagi. Kenapa tidak sekalian menanam pohon jati saja, yang banyak menghasilkan manfaatHarga kayu jati cukup mahal di pasaran. “Lalu, satu pohon jati bisa memenuhi kebutuhan oksigen lima orang dewasa. Bayangkan bila penggemar Kotak ramai-ramai menanam pohon jati, kadar oksigen di udara lebih banyak,” imbuh cewek yang lahir di Makassar, 3 April 1988 silam ini. Chua optimistis, langkahnya dan personel Kotak lainnya menjadi pesan yang ditanggapi positif bagi Kerabat Kotak (sebutan fans). Menyayangi bumi bisa diterapkan melalui hal-hal kecil. Membiasakan diri untuk tidak buang sampah sembarangan, misalnya. Meski hal ini amat sederhana, efeknya sangat besar. Coba ingat-ingat lagi, banyak kejadian banjir yang disebabkan saluran pembuangan air yang tersumbat oleh sampah.Ditambah, sampah plastik yang dibuang sembarangan tidak bisa diurai tanah. “Aku pasti mencari tempat yang disediakan untuk membuang sampah,” cetus Chua.
Selain itu, sedari kecil Chua dididik orangtuanya untuk hemat energi. “Kalau di rumah ada lampu yang menyala padahal tidak digunakan, Mama langsung mengomel,” celoteh Chua mengenang masa kecilnya. Maklum, ayah Chua merupakan karyawan perusahaan listrik. Jadi, Chua sekeluarga diajari untuk menggunakan energi secara efisien.
Chua teringat akan ucapan sang ayah yang membuat hatinya tersentuh. “Waktu itu kami sedang naik pesawat. Papa menunjuk ke arah jendela. Dia bilang: 'Lihat, tuh di bawah, banyak lampu-lampu. Memang indah, tapi itu, kan boros listrik. Padahal kalau dimatikan, makin banyak ketersediaan listrik untuk daerah lain,'” Chua menirukan perkataan sang ayah.
(jul/adm)
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- FOTO: Kucing Dicalonkan Jadi Wali Kota
- Kostum Tenis Seksi Pippa Middleton
- Tokoh-tokoh Olahraga Pekan Ini
- Selebriti yang Meraih Gelar Pendidikan
- Banjir Besar di India
- Kala Gajah Bermain Bola
- Pemain PSMS: Kemana Lagi Kami Harus Mengadu?
- 10 Tanda Hubungan Anda Adalah "Pelarian"
- Sumber Energi Yang Eksotik
- Mencintai Buah Hati dari Balik Jeruji
- Yang Menakjubkan dari BMW X6
- Kemegahan Masjid Agung Sheikh Zayed
- Daging Babi Dapat Sebabkan Alzheimer
- Game-game Kejutan di E3
- Orang Ajaib di Dalam Lift
Iklan
poling hiburan
Siapa Pemeran Superman Terbaik Menurut Kalian?
- 8 %George Reeves
27 respon - 57 %Christopher Reeve
194 respon - 5 %John Haymes Newton
19 respon - 5 %Dean Cain
19 respon - 10 %Brandon Routh
36 respon - 15 %Henry Cavill
54 respon
Total Respon: 349
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit
video hiburan







